Startup Topindo Gelar Bookbuilding Mulai Besok, Incar Dana IPO Rp 109 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan rintisan atau startup yang didirikan oleh Seiko Manito, PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) melakukan proses initial public offering (IPO) dengan menerbitkan dan menawarkan sebanyak 875 juta lembar saham.
Jumlah saham yang diterbitkan mencerminkan sebesar 20% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan Pasca IPO. Adapun harga nominal saham Perseroan Rp 10 per saham.
Proses IPO dimulai dengan menggelar penawaran awal saham atau bookbuilding dengan rentang harga Rp 115 - Rp 125. Masa bookbuilding berlangsung mulai besok, Senin 15 Januari 2024 hingga 19 Januari 2024.
Berdasarkan prospektus IPO yang disampaikan, Perseroan berharap dapat meraup dana hasil IPO sebesar Rp 109,37 miliar.
Baca Juga
Hingga Akhir 2023, GOTO masih Sisakan Perolehan Dana IPO Saham Rp 3,12 Triliun
Bersamaan dengan penawaran umum perdana saham, Perseroan menerbitkan sebanyak 262,50 juta Waran Seri I atau sebesar 7,50% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran.
Waran diberikan secara cuma-cuma kepada setiap pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Tanggal Penjatahan, dengan ketentuan setiap pemegang 10 saham baru akan memperoleh tiga Waran Seri I, di mana setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.
Lebih lanjut disebutkan Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham Perseroan dengan nilai nominal Rp 10 setiap saham dengan harga pelaksanaan dengan Rp 144 sampai dengan Rp 156 setiap saham.
Waran Seri I dapat dilaksanakan menjadi saham Perseroan sejak 6 bulan setelah diterbitkannya dan memiliki jangka waktu berlaku Waran Seri I selama 1 tahun dari tanggal pencatatan. Adapun total hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp 40,95 miliar.
Baca Juga
United Bike (UNTD) Gelar Bookbuilding, Bidik Dana IPO Rp 400 Miliar
Perseroan menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT Erdikha Elit Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dari aksi korporasi tersebut. Penjamin Pelaksana Emisi Efek menyampaikan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap penawaran umum Perseroan.
Terkait rencana penggunaan dana hasil IPO, disebutkan setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, dana akan digunakan sekitar sekitar 40% untuk keperluan modal kerja Perseroan berupa pembelian persediaan produk digital seperti Produk Telekomunikasi, Voucher Game, Token, dan Payment Point Online Bank. Kemudian untuk pengembangan sistem IT (hardware dan software).
Sekitar 10% dana hasil IPO dialokasikan untuk entitas anak, yaitu TNN, dalam bentuk penyetoran modal, yang digunakan oleh TNN untuk keperluan modal kerja berupa pembelian persediaan produk retail TNN.
Sisanya sekitar 50% akan dialokasikan untuk entitas anak, yaitu TIP, dalam bentuk penyetoran modal, yang digunakan oleh TIP untuk akuisisi properti berupa tanah dan bangunan dan eperluan modal kerja TIP seperti pembayaran biaya operasional TIP seperti beban gaji, beban keamanan, dan beban umum dan administrasi.
Berikut jadwal IPO PT Topindo Solusi Komunika Tbk:
Masa Penawaran Awal: 15 – 19 Januari 2024
Perkiraan Tanggal Efektif: 25 Januari 2024
Perkiraan Masa Penawaran Umum: 29 Januari 2024 – 01 Februari 2024
Perkiraan Tanggal Penjatahan: 01 Februari 2024
Perkiraan Tanggal Distribusi Saham dan Waran Seri I: 02 Februari 2024
Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham dan Waran Seri I: 05 Februari 2024.
