Gelar Bookbuilding, Asri Karya Lestari Incar Dana IPO Rp 162 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan kontraktor infrastruktur, PT Asri Karya Lestari (ASLI) menggelar prosesi initial public offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak 1,25 miliar lembar saham atau setara dengan 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan pasca IPO.
Proses penawaran awal (bookbuilding) IPO berlangsung tanggal 12 – 18 Desember 2023, dengan rentang harga Rp 100 – 130 per saham. Dengan penawaran harga tersebut Perseroan berpotensi meraup dana segar hasil IPO Rp 162,50 miliar. Sedangkan nilai nominal saham Rp 50 per saham.
Perseroan menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi dari aksi korporasi tersebut.
Baca Juga
Saham POOL Terancam Force Delisting, Publik dan Asabri 'Nyangkut'
Berdasarkan prospektus IPO yang disampaikan, dan hasil IPO akan dialokasikan sekitar 50,79% sebagai setoran modal pada anak perusahaan Perseroan yaitu PT Bumi Prima Konstruksi dan PT Manyar Perkasa Mandiri.
Rinciannya, sekitar 56,25% yang akan digunakan oleh PT Bumi Prima Konstruksi, untuk hal – hal sebagai berikut: 1) Sekitar 40 untuk pembelian Crawler Crane 250 ton; 2) Sekitar 21,10% untuk pembelian Rotary Drilling Rig sebanyak: 3) Sekitar 16,67% untuk pembelian Mobile Crane 50 ton; 4) Sekitar 12 untuk pembelian Trailer 40 feet kapasitas 50 ton; 5) Sekitar 5,56% untuk pembelian Dolly Trailer Truck kapasitas 80 ton dan; 6) Sekitar 4,67% untuk pembelian Foco Crane kapasitas 10 ton.
Sementara penggunaan dana yang dialokasi kepada PT Manyar Perkasa Mandiri sekitar 43,75%. Dana tersebut akan digunakan oleh PT Manyar Perkasa Mandiri untuk pembangunan batching plant dan pembelian mesin dengan rincian : a) Sekitar 28,57% akan digunakan untuk pembangunan batching plant yang akan dibangun di Lengkong, Subang di atas tanah milik PT Manyar Perkasa Mandiri yang pembangunannya dilakukan oleh pihak ketiga.
Baca Juga
Pembangunan diharapkan di mulai sejak dana diterima dan akan selesai paling lambat enam bulan sejak dana IPO; b) Sisanya, sekitar 71,43% akan digunakan untuk pembelian mesin fabrikasi bacthing plant yang akan dibeli dari pihak ketiga.
Berikut jadwal IPO PT Asri Karya Lestari:
Proses penawaran awal (bookbuilding): 12 – 18 Desember 2023
Tanggal Efektif: 27 Desember 2023
Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 29 Desember 2023 – 03 Januari 2024
Tanggal Penjatahan: 3 Januari 2024
Tanggal Distribusi: 4 Januari 2024
Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia: 5 Januari 2024

