Dua Saham Ini Cetak ARA, Saat IHSG Ditutup Stagnan Awal Pekan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/7/2024), ditutup stagnan dengan kenaikan 0,73 poin (0,01%) menjadi 7.288,90, meski di awal transaksi sempat melambung lebih dari 40 poin. Pergerakan indeks dalam rentang 7.274-7.333
Penguatan indeks ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 1,12%, sektor material dasar 0,77%, sektor properti 0,75%, sektor keuangan 0,34%, dan sektor transportasi 1,20%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor infrastruktur, sektor kesehatan, sektor konsumer non primer, dan sektor industri.
Baca Juga
Sedangkan beberapa saham dengan lompatan harga sepanjang hari ini, yaitu saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 60 (34,09%) menjadi Rp 236 dan saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menguat Rp 70 (35%) menjadi Rp 270.
Kenaikan juga melanda saham PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) melesat Rp 30 (22,56%) menjadi Rp 163, PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 19 (15,83%) menjadi Rp 139, dan PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) naik Rp 36 (11,54%) menjadi Rp 348.
Baca Juga
Kinerja Mitratel (MTEL) Tumbuh Berkelanjutan Semester I-2024, Dirut Ungkap Faktor Pendorong Ini
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA), PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA), dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA).
Akhir pekan lalu, IHSG BEI, Jumat (26/7/2024), ditutup sebanyak 47,89 poin (0,66%) menjadi 7.288,17. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 366,69 miliar.
Grafik IHSG

