IHSG Ditutup Stagnan, Saham PSDN dan MASA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/11/2023), ditutup stagnan 6.958,01 atau hanya turun 0,19 poin, dibandingkan sesi I sempat anjlok. IHSG bergerak dalam rentang 6.906,59-6.958,34 dengan nilai transaksi Rp 7,72 triliu.
Baca Juga
Asyiiik..! Pembukaan Kembali Kode Broker Saham Bakal Untungkan Investor Ritel
Pergerakan stagnan indeks dipicu penguatan beberapa sektor saham sektor industry, sektor konsumer primer, sektor bank, dan sektor transportasi.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, sektor material dasar, sektor energi, sektor properti, dan sektor kesehatan.
Di tengah pelemahan IHSG, saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) ditutup auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 32 (34,04%) menjadi Rp 124 dan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) dengan kenaikan Rp 660 (24,81%) menjadi Rp 3.320. Penguatan juga melanda saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik Rp 37 (18,78%) menjadi Rp 234.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Trisula International Tbk (TRIS).

