IHSG Sesi I Turun Tipis, Tapi Saham KJEN dan PSDN Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (3/1/2024), dilanda profit taking yang berimbas terhadap koreksi. IHSG melemah sebanyak 26 poin (0,36%) menjadi 7.297,58 dengan nilai transaksi Rp 3,65 triliun.
Penurunan indeks dipicu koreksi sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor konsumer non primer 0,79%, sektor energi 0,37%, sektor material dasar 0,12%, sektor keuangan 0,13%, dan sektor kosnuer primer 0,21%.
Baca Juga
Belanja APBN 2024 untuk IKN Capai Rp 40,6 Triliun, Ini Peruntukannya
Kondisi berbeda dicatatkan sektor saham properti 0,34%, sektor teknologi sekitar 0,32%, saham sektor transportasi 0,26%, dan saham sektor infrastruktur 0,16%.
Meski IHSG melemah, kedua saham ini mencatatkan lompatan harga sampai auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik Rp 30 (34,88%) menjadi Rp 116 dan PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menguat Rp 29 (34,12%) menjadi Rp 114.
Kenaikan juga melanda saham PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) sebanyak Rp 49 (30,82%) menjadi Rp 208, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) sebanyak Rp 26 (28,57%) menjadi Rp 117, dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) sebanyak Rp 8 (14,55%) menjadi Rp 63.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA), PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), PT Satria Andalan Prima Tbk (SAPX), PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN).
Kemarin, IHSG berhasil cetak level tertinggi baru sepanjang masa setelah menguat 50,79 poin (0,70%) ke level 7.323,59. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 463,14 miliar di seluruh pasar.

