IHSG Ditutup Melesat Awal Pekan, Bahkan Dua Saham ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/8/2024), kembali berhasil ditutup menguat sebanyak 40,62 poin (0,56%) menjadi 7.297,62, meski sesi I semapt anjlok sebanyak 19,58 poin (0,27%) menjadi 7.237,42.
Penguatan indeks ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi melesat 3,23%, sektor teknologi 2,26%, sektor konsumer primer 1,23%, dan sektor material dasar 1,13%. Sebaliknya penurunan tipis melanda transportasi, kesehatan, dan properti.
Baca Juga
Saat IHSG melesat, dua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) saham PT Green Power Group Tbk (LABA) menguat 24,77% menjadi Rp 272 dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) menguat 24,55% menjadi Rp 274.
Penguatan juga melanda saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) melesat 20% menjadi Rp 288, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) me3nguat 18,30% menjadi Rp 57.500, dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) menguat 14,58% menjadi Rp 1.100.
Baca Juga
Pasar Otomotif Berangsur Pulih, Saham ASII dan AUTO Pilihan Teratas
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), PT Citra Putra Ralty Tbk (CLAY), PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), dan PT Pioneerindo Gourmet Interantional Tbk (PTSP).
Akhir pekan lalu, IHSG ditutp menguat 61,88 poin (0,86%) menjadi 7.257. Pemodal asing kembali membukukan pembelian bersih (net buy) saham sebanyak Rp 450,63 miliar didominasi saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 254,96 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 67,49 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 39,79 miliar.
Grafik IHSG

