Lima Saham Ini Melesat Saat IHSG Anjlok, Bahkan Satu Saham ARA
JAKARTA, investortrust.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/1/2024), ditutup anjlok sebanyak 83,38 poin (1,14%) ke level 7.200,20, lima saham ini masih berhasil torehkan cuan besar.
Beberapa saham dengan penguatan pesat sepanjang hari ini, yaitu saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 305 (24,90%) menjadi Rp 1.530.
Baca Juga
IHSG Ditutup Anjlok 1,14%, Saham GLVA, TPIA, dan BREN Auto Reject Bawah
Penguatan juga melanda saham PT Adhi Karkito Pratama Tbk (NICE) dengan kenaikan Rp 87 (19,86%) menjadi Rp 525. Saham pendapatan baru yang listing hari ini bergerak dalam rentang Rp 438-545.
Penguatan juga melanda saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp 230 (19,33%) menjadi Rp 1.420, saham PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) naik Rp 27 (17,76%) menjadi Rp 179, dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik Rp 180 (16,90%) menjadi Rp 1.245.
Terkait kejatuhan indeks hari ini dipengaruhi atas anjloknya saham-saham emiten milik Prajogo Pangestu. Sebagaimana diketahui saham-saham milik taipan kelahiran Kalimantan Barat menjadi penopang utama penguatan indeks tahun lalu.
Pelemahan tersebut dipengaruhi penurunan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor material dasar turun 4,29%, sektor infrastruktur melemah 1,48%, sektor transportasi turun 1,64%, sektor energi turun 0,64%, dan saham sektor teknologi 0,33%.
Baca Juga
Tiga Sahamnya Anjlok, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap US$ 10,4 Miliar
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham PT Galva Technologies Tbk (GLVA) melemah 24,81% menjadi Rp 500, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun 20% menjadi Rp 4.220, saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) anjlok 20% menjadi Rp 5.400.
Penurunan juga melanda saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 18,18% menjadi Rp 1.080 dan saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) turun 23,64% menjadi Rp 84.

