Saat IHSG Anjlok 0,79% Pekan Ini, Sejumlah Saham Ini justru Melambung bahkan hingga 96,14%
JAKARTA, investortrust.id – Meski indeks harga gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun sebanyak 0,79% menjadi 7.324,78 sepekan ini, tidak demikian dengan 10 saham berikut. Bahkan, tiga saham berhasil melesat lebih dari 60% dalam sepekan.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini, saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) tercatat sebagai saham dengan cuan paling tinggi pekan ini atau periode 9-13 Desember mencapai 96,14% setelah terjadi kenaikan dari Rp 492 menjadi Rp 965.
Baca Juga
Penguatan pesat juga dicatatkan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) dengan kenaikan 73,33% dari Rp 600 menjadi Rp 1.040 dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) dengan penguatan sebanyak 66,98% dari Rp 212 menjadi Rp 354.
Saham lainnya dengan penguatan pesat pekan ini, yaitu saham JSPT naik 33,75%, saham MPXL naik 31%, saham SCMA menguat 30,28%, saham RAJA naik 27,65%, saham SKBM menguat 22,80%, saham CBPE naik 20,62%, dan terakhir saham ENAK melesat 20%.
Penguatan tersebut juga berbanding terbalik dengan aksi pemodal asing yang membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,70 triliun sepanjang pekan ini. Net sell terbanyak melanda saham, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 1,75 triliun dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) senilai Rp 1,11 triliun. Besarnya net sell TAPG dipicu adanya crossing jual saham ini dari pemodal asing ke domestic pada Kamis (12/12/2024).
Baca Juga
IHSG Sepekan Anjlok 0,79% Terseret Koreksi Saham TPIA, BBRI, hingga BMRI
Net sell jumbo lainnya disumbangkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 552,97 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 362,43 miliar, dan PT FAP Agri Tbk (FAPA) mencapai Rp 344,70 miliar. Net sell lainnya juga datang dari saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 176,33 miliar.
Terkait pemicu utama koreksi IHSG pekan ini datang dari pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan, teknologi, transportasi, kesehatan, material dasar, industry, infrastruktur. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor energi dan consumer primer.
Sedangkan lima saham dengan penyumbang terbesar terhadap koreksi indeks pekan ini berasal dari saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan penurunan 10,37%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kokresi 3,25%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 3,21%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) anjlok 3,94%, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) anjlok 3,58%.
Grafik IHSG Sepekan

