IHSG Melorot 54 Poin, Saham Emiten Prajogo Pangestu Penekan Utama
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/7/2024), anjlok sebanyak 54,57 poin (0,75%) menjadi 7.224,29. Pergerakan indeks dalam rentang 7.213-7.294 dengan nilai transaksi Rp 6,92triliun.
Koreksi ini dipengaruhi atas penurunan saham-saham kapitalisasi pasar besar, seperti saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terjungkal 6,08% menjadi Rp 8.500, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1% menjadi Rp 9.950, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 3,02% menjadi Rp 11.225, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 1,87% menjadi Rp 4.730.
Baca Juga
Prediksi Pertumbuhan Laba 5-25% di Semester I, Lima Saham Bank Ini Direkomendasikan Beli
Secara sektoral, pelemahan indeks ditekan penurunan saham sektor infrastruktur, sektor keuangan, konsumer non primer, sektor properti, adn sektor industri. Sebaliknya saham sektor konsumer primer, teknologi, dan material dasar naik.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham ini catatkan penguatan pesat, seperti saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) naik Rp 15 (24,19%) menjadi Rp 77, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) naik Rp 235 (23,38%) menjadi Rp 1.240, PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) naik Rp 17 (20,48%) menjadi Rp 100, PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) melesat Rp 28 (13,46%) menjadi Rp 236, dan PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) menguat Rp 11 (13,25%) menjadi Rp 94.
Baca Juga
Garuda (GIAA) Ungkap Dana Hasil Rights Issue Nyaris Terserap Seluruhnya
Sebaliknya penurunan paling pesat melanda saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Eratex Djaja Tbk (ERTX), PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), dan PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL).
Grafik IHSG

