Penguatan IHSG Mulai Terbatas, Tapi Dua Saham Ini Tetap Menarik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/7/2024), berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek. Sedangkan level resisten selanjutnya menuju 7.374.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa indeks mulai menguji resisten selanjutnya, meski demikian terbuka potensi koreksi dalam jangka pendek dengan support level 7.100.
Baca Juga
Wall Street Pesta Cuan, S&P 500 Cetak Rekor dan Tembus 5.600 untuk Pertama Kalinya
Hari ini, pemodal disarankan untuk mencermati dua saham berikut, yaitu saham CPIN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.550-5.775 dan saham PGEO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.315-1.380. Sebaliknya saham ACES dan INKP direkomendasikan jual.
Pergerakan IHSG juga didukung lompatan bursa saham Wall Streeet, yaitu Dow Jones melesat 1,09%. Penguatan pesat juga melanda indeks S&P500 dan Nasdaq masing-masing 1,02% dan 1,18%.
IHSG kemarin ditutup kembali menguat 17,24 poin (0,24%) menjadi 7.287,04. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 168,86 miliar.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Akuisisi 10% Saham Milik Synergy di Ruas Cengkareng-Kunciran
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 180,76 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 179,07 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 138,61 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti industri 0,52%, sektor konsumer non primer 0,45%, sektor kesehatan 0,38%, sektor infrastruktur 0,28%, dan sektor properti 0,27%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer primer, sektor keuangan, sektor teknologi, dan sektor transportasi.
Grafik IHSG

