IHSG Rawan Koreksi, tapi Dua Saham Ini Beri Peluang Menarik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/1/2025), memasuki zona rawan koreksi setelah ditutup melemah kemarin. Pergerakannya diproyeksikan dalam rentang 7.018-7.240.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa rebound IHSG tertahan di resisten MA60 level 7.240 dan mulai rawan koreksi dengan support 7.108. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham global, seperti Wall Street yang ditutup menguat setelah Dow Jones naik 0,92%.
Baca Juga
Sedangkan saham pilihan hari ini adalah BRIS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.040-3.350 dan saham TOWR direkomendasikan beli dengan target harga Rp 730-790. Sebaliknya saham ENRG dan INCO direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah pada penutupan sebanyak 24,49 poin (0,34%) menjadi 7.232, meski demikian pemodal asing justru pertahankan pembelian bersih (net buy) saham Rp 18,01 miliar ditopang
saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 234,27 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 111,84 miliar, dan PT Barito Renewables Energy TbK (BREN) Rp 81,10 miliar.
Baca Juga
Pidato Trump Bawa Angin Segar buat Wall Street, S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Melesat 400 Poin
Koreksi indeks kemarin dipicu atas penurunan saham sektor property setelah saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), yang dinahkodai Aguan Kusuma, terjun hingga auto reject bawah (ARB) masing-masing 19,89%.
Meski IHSG ditutup melemah, empat saham justru cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,74% menjadi Rp 3.630, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,54% menjadi Rp 2.030, PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,53% menjadi Rp 2.310, dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) terbang 24,41% menjadi Rp 530. Kenaikan juga melanda saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) sebanyak 26,67% menjadi Rp 114.
Grafik IHSG

