Ditopang Saham Bank Besar hingga Emiten Prajogo, IHSG Ditutup Melesat 62 Poin
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/6/2024), melambung sebanyak 62,31 poin (0,90%) menjadi 6.967,95. IHSG bergerak dalam rentang 6.905-6.968 dengan nilai transaksi Rp 7,05 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan mayorita sektor saham, seperti saham sektor keuangan 1,14%, sektor consumer primer 1,06%, sektor teknologi 0,92%, sektor infrastruktur 0,58%, dan sektor energi 0,38%. Sebaliknya saham industry dan transportasi turun tipis.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Siapkan Divestasi JTT, Bagaimana dampaknya bagi Perseroan?
Sedangkan saham pendongkrak utama berasal dari kenaikan saham bank papan atas, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,63% menjadi Rp 9.750, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 2,06% menjadi Rp 4.460, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 2,56% menjadi Rp 6.000, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melesat 3,63% menjadi Rp 4.580. Penguatan juga didukung saham kapitalisasi pasar jumbo ini, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 0,51% menjadi Rp 9.800.
Saham dengan persentase penguatan tertinggi hari ini datang dari saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,33% menjadi Rp 90. Disusul saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) sebanyak 23,81% menjadi Rp 104 dan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) menguat 17,43% menjadi Rp 128.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan terdalam melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Selasara Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) turun 14,86% menjadi Rp 149, PT Nocycle Technology Group Tbk (INOV) turun 11,70% menjadi Rp 83, dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) turun 11,63% menjadi Rp 304.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 22,94 poin (0,33%) menjadi 6.905,64. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 313,95 miliar di seluruh pasar.
Grafik IHSG
