Umumkan Dividen, Saham Pulau Subur (PTPS) justru Babak Belur
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham emiten perkebunan kelapa sawit ini, PT Pulau Subur Tbk (PTPS), justru anjlok ke level terendah baru Rp 82 setelah disetujui pembagian dividen tahun buku 2023.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/6/2024), saham PTPS anjlok Rp 41 (33,33%) ke level terendah baru sepanjang masa Rp 82 hingga pukul 14.17 WIB. Bahkan, PTPS sempat menyentuh angka Rp 80.
Penurunan dalam saham ini terjadi setelah pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) akhir pekan lalu menyetujui pembagian dividen final dengan total Rp 7,33 miliar atau setara dengan Rp 3,4 per saham.
Baca Juga
Siap-siap! Transaksi Saham Pulau Subur (PTPS) Dibuka Kembali
“Perseroan membagikan dividen final tahun buku 2023 sebesar Rp 7,33 miliar atau merefleksikan rasio dividen 28% dari laba bersih perseroan tahun 2023 setelah dikurangi cadangan umum 20%,” tulis manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi pada Jumat (21/6/2024).
Perseroan sebelumnya telah membagikan dividen interim pada Desember 2023 sebesar Rp 2,60 miliar atau setara Rp 1,2 per saham, sehingga total dividen tahun buku 2023 yang akan dibagikan mencapai Rp 4,73 miliar atau atau sekitar Rp 2,2 (dua koma dua rupiah) per saham.
Investor yang berhak mendapatkan dividen adalah yang namanya tercatat sebagai pemegang saham PTPS hingga 26 Juni 2024 sebagai cum dividen. Sedangkan pembayaran dividen kepada pemegang saham akan dilaksanakan pada 10 Juli 2024.
Baca Juga
Dua Bulan Listing, PTPS Tabur Dividen Interim Tunai Rp 2,6 Miliar
Pembagian dividen tersebut didasari laba bersih perseroan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tahun 2023 sebesar Rp 26,18 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp 32,16 miliar, dan total ekuitas perseroan sebesar Rp 162,73 miliar.
Menurut data RTI Business, pada Jumat (21/6), saham PTPS melemah 82 poin (33,33%) ke level 82. Volume saham yang dicatatkan 335,86 juta saham dengan nilai transaksi Rp 28,79 miliar. Sementara frekuensi perdagangan tercatat 10.432 kali dengan kapitalisasi pasarnya adalah Rp177,74 triliun.
Grafik Saham PTPS

