Peluang Pelemahan IHSG Berlanjut, Cermati Dua Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/6/2024), diproyeksikan bergerakan lanjutkan pelemahan. Pergerakan IHSG diproyeksikan dalam rentang 6.625-6.900.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa IHSG sedang mengalami pergerakan bearish untuk jangka pendek setelah breakdown SMA 200 D.
Baca Juga
Meski terbuka peluang penurunan lebih lanjut, Mandiri Sekuritas menjagokan sejumlah saham, seperti saham JPFA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.430 dan saham ACES direkomendasikan beli dengan target harga Rp 890.
Kemarin, IHSG melemah 7,91 poin (0,12%) menjadi 6.726,92. Investor asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 709,77 miliar. Terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 369,60 miliar, PT Bank Central Asia TbK (BBCA) Rp 135,80 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 102,70 miliar.
Baca Juga
Mitratel (MTEL) Gelar PUB Obligasi dan Sukuk, Total Emisi Tahap Awal Rp 500 Miliar
Penurunan indeks kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 1,94%, sektor transportasi 1,60%, sektor properti 1,52%, sektor teknologi 1,34%, dan sektor kesehatan 1,35%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,84%, sektor energi naik 0,80%, dan sektor industry 0,07%.
Sebaliknya bursa saham Wall Street libur dalam rangka memperingati Juneteenth, namun sehari sebelumnya berhasil cetak penguatan tipis.

