Bidik Pra-Penjualan Rp 11,2 Triliun, Ciputra Development (CTRA) Terapkan Strategi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Emiten property, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membidik nilai pra-penjualan atau marketing sales sebanyak Rp 11,2 triliun sampai Desember 2024. Sedangkan sampai Maret tahun ini, manajemen telah mengantongi marketing sales Rp 3,3 triliun atau 30% dari target setahun penuh.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan CTRA Tulus Santoso mengatakan, capaian 30% tersebut, lebih tinggi dibandingkan capaian pada kuartal pertama tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata sebesar 24%.
“Kami optimistis tren positif ini dapat diteruskan hingga mencapai target marketing sales tahun 2024,” imbuh Tulus dalam paparan publik di Ciputra Artpreneur Jakarta, Rabu (19/6/2024).
Faktor pendukung yang perseroan miliki untuk mencapai target, menurut Tulus, antara lain karena Ciputra memiliki reputasi sebagai perusahaan yang baik dan terpercaya sehingga menjadi pilihan utama bagi pelanggan.
Baca Juga
Prospek Performa Ciputra (CTRA) Menggiurkan, Bagaimana dengan Target Sahamnya?
“Hal itu akan terus kami jaga dengan dukungan dari jajaran manajemen yang berpengalaman dan inovasi produk yang berkesinambungan,” ucap dia.
Head of Investor Relations CTRA Aditya Ciputra Sastrawinata menambahkan, guna mendukung pencapaian target marketing sales tahun 2024, CTRA meluncurkan proyek baru dan juga klaster baru di proyek yang sedang berjalan.
“Dari kuartal II-2024 sampai akhir tahun, kami rencana akan meluncurkan satu proyek baru, CitraLand Gresik Kota di Jawa Timur, dan berbagai peluncuran klaster dan ruko baru di proyek yang sedang berjalan,” tutur Aditya.
Baca Juga
Marketing Sales 2023 Terbesar Sepanjang Masa, Saham Ciputra (CTRA) Direkomendasikan Beli
Proyek dimaksud, seperti di CitraGarden Serpong, CitraLand Gama City Medan, Citra City Sentul, dan CitraLand Surabaya. Secara total sampai Desember 2024, manajemen berencana akan meraih antara Rp 3,5 – Rp 4 triliun dari peluncuran-peluncuran baru tersebut, dan sisanya akan datang dari penjualan stok.
Selain itu, perseroan juga akan memaksimalkan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) yang berlaku hingga akhir tahun ini. (CR-10)
Grafik Harga Saham CTRA secara Ytd:

