Kapan Waktu Terbaik Berinvestasi Saham? Simak Kiat Berikut Ini
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Unit Area 3 Bursa Efek Indonesia (BEI) Kemas Muhammad Rumaiyar mengungkapkan waktu paling tepat bagi investor untuk berinvestasi saham adalah saat pasar sedang turun.
“Memang tidak ada waktu spesifik untuk berinvestasi saham. Hanya saja investor bisa memulai berinvestasi saat pasar sedang anjlok,” tutur Kemas dalam acara Investortrust.id Goes To Kampus, Binus University Kampus Anggrek, Jakarta, Selasa (11/6/2024).
Baca Juga
Ini Pentingnya Gen Z Menjaga Pengelolaan Uang di Segenggam Gawai
Saat berinvestasi, Kemal menuturkan, pemodal disarankan untuk menggunakan dana nganggur atau dana tidak terpakai untuk berinvestasi. “Jangan pernah menggunakan duit teman, duit orang tua, apalagi pinjaman dari paylater atau dana kartu kredit,” paparnya.
Bagaimana cara menciptakan uang nganggur? Kemal melanjutkan, pemodal perlu terlebih dahulu memisahkan dana kebutuhan dan dana investasi. “Misalnya, dari seluruh penghasilan disisihkan sekitar 40% untuk kebutuhan hidup, 40% untuk cicilan, dan sisanya 20% bisa dialokasikan untuk investasi,” tulisnya.
Sedangkan jenis investasi yang paling cocok untuk pemula, dia menyarankan, pemilihan disesuaikan dengan dana investasi yang dimilikinya. Kemudian, perlu melakukan self assessment atau evaluasi diri sendiri.
Baca Juga
InvestorTrust Goes to Campus Ajak Mahasiswa Binus University Sehat Fisik, Rohani, dan Dompet
“Bagi investor pemula yang tidak terbiasa menghadapi ketidakpastian pasar, lebih baik menghindari instrumen investasi seperti saham, reksa dana saham, dan ETF. Pemodal lebih baik berinvestasi di instrument obligasi, sukuk, EBA, emas, atau lainnya,” tuturnya.
Pemodal juga harus menentukan tujuan investasinya. Menurut dia, apabila investasinya membutuhkan dana yang banyak, disarankan untuk mencari instrumen yang memberikan potensi return yang tinggi dalam jangka panjang.
