Mau Berinvestasi? Yuk Simak Nasihat Terbaik dari Warren Buffett
JAKARTA, investortrust.id - Setiap tahun, puluhan ribu investor di seluruh dunia berduyun-duyun ke Omaha, Amerika Serikat hanya untuk menyaksikan ketua Berkshire Hathaway, Warren Buffett. Seperti biasanya, Buffett berbagi wawasannya tidak hanya mengenai fundamental keuangan di balik banyaknya anak perusahaan dan perusahaan portofolio Berkshire, namun juga jalan menuju kehidupan yang sukses.
Lebih lanjut, Buffett menjelaskan, dirinya tidak melakukan investasi yang cukup besar di Apple, sampai dia merasa memiliki pemahaman penuh tentang perilaku konsumen, sebuah pemahaman yang dia peroleh setelah memiliki beberapa bisnis konsumen lainnya, baik yang sukses maupun yang gagal.
Dalam kesempatan tersebut, investor kawakan ini menyampaikan dua nasihat penting yang berkaitan dengan uang dan kehidupan. Yakni:
1.Mengenai investasi cerdas: ‘Kami tidak pernah khawatir kehilangan sesuatu yang tidak kami pahami’
Seorang pemegang saham bertanya kepada Buffett tentang salah satu keputusan paling mendasar yang dapat diambil oleh setiap investor. Adapun pemegang saham tersebut bertanya terkait kapan harus membeli atau menjual suatu investasi.
Melansir dari CNBC International pada Senin (6/5/2024), Buffett mengungkapkan, deskripsi proses yang ia dan mitra lamanya, Charlie Munger terapkan memberikan wawasan yang luar biasa tentang filosofi investasinya.
“Charlie dan saya mengambil keputusan dengan sangat cepat, namun hal ini terjadi setelah bertahun-tahun memikirkan parameter yang memungkinkan kami mengambil keputusan dengan cepat ketika keputusan itu muncul,” ujar Buffett.
Lebih lanjut, Buffett menjelaskan, dirinya tidak melakukan investasi yang cukup besar di Apple, sampai dia merasa memiliki pemahaman penuh tentang perilaku konsumen, sebuah pemahaman yang dia peroleh setelah memiliki beberapa bisnis konsumen lainnya, baik yang sukses maupun yang gagal.
"Setelah bertahun-tahun mengumpulkan informasi intelijen tentang subjek tertentu, ada sesuatu yang muncul dan menandai sejumlah pengamatan yang telah Anda lakukan dan pengetahuan yang Anda miliki, dan kemudian mengkristalkan pemikiran Anda menjadi tindakan, tindakan besar dalam kasus tersebut dari Apple," jelasnya.
Dengan demikian, poin yang dapat diambil bagi investor dari penjelasan di atas adalah Buffett tidak membeli investasi apa pun berdasarkan dorongan hati. Baru setelah dia memutuskan bahwa iPhone adalah “mungkin produk terhebat sepanjang masa”, barulah dia membeli.
Sementara itu, dia tidak pernah khawatir akan kehilangan investasi jika investasi tersebut melibatkan produk atau perusahaan yang belum dia teliti secara mendalam.
“Charlie dan saya melewatkan banyak hal. Kami tidak pernah khawatir kehilangan sesuatu yang tidak kami pahami,” ungkapnya.
2.Tentang kehidupan yang sukses: Tulis berita kematian Anda sendiri
Para pemegang saham sering kali bertanya kepada Buffett tentang pemikirannya mengenai kehidupan yang baik, namun pertanyaan tersebut jarang sekali diajukan secara lugas seperti yang ditanyakan pada tahun ini: “Nasihat apa yang ingin Anda sampaikan hari ini yang menurut Anda perlu didengar semua orang?.
Buffett juga menyampaikan arahan dari Munger: Pikirkan tentang bagaimana Anda ingin obituari Anda dibaca, dan mulailah membangun kehidupan yang akan membawa Anda ke sana.
Buffett mencatat, mereka yang hidup di Amerika saat ini memiliki peluang yang sama besarnya untuk mencapai hal ini seperti siapa pun dalam sejarah dunia.
“Anda memasuki dunia terbaik yang pernah ada. Dan Anda ingin menemukan orang-orang untuk diajak berbagi dan aktivitas untuk berpartisipasi yang sesuai dengan Anda. Dan jika Anda beruntung seperti saya dan Charlie, Anda akan menemukan hal-hal yang menarik minat Anda, anak muda. Namun jika Anda tidak segera menemukannya, Anda terus mencari," katanya.
Terkait hal tersebut, Buffet mengakui, hal ini mungkin memerlukan beberapa percobaan dan kesalahan.
“Saya selalu memberi tahu para siswa, carilah pekerjaan yang Anda inginkan jika Anda tidak membutuhkan pekerjaan. Terkadang Anda dapat menemukannya sejak dini, dan terkadang Anda melalui berbagai pengalaman. Tapi jangan lupa apa yang sebenarnya kamu coba lakukan," terangnya.
Adapun kata Buffett, terlepas dari kesengsaraan apa yang Anda lalui, mengingat bagaimana Anda ingin dikenang pada akhirnya adalah cara terbaik untuk membantu Anda mencapainya.
“Perkirakan akan ada kesulitan di sepanjang perjalanan, tetapi jika Anda berpikir seperti itu, kemungkinan besar Anda akan mencapainya," ungkap ia.

