Sekuritas Ini Revisi Turun Target Saham dan Keuangan BJBR, Apa Pemicunya?
JAKARTA, investortrust.id – RHB Sekuritas Indonesia memangkas turun target harga saham PT Bank BJB Tbk (BJBR) dari Rp 1.070 menjadi Rp 920 dengan rekomendasi netral. Pemangkasan ini sejalan dengan kenaikan biaya kredit (cost of credit/CoC) dan penurunan laba.
Berdasarkan data, laba bersih perseroan merosot 39,2% dari Rp 494 miliar hingga April 2023 menjadi Rp 420 miliar hingga April 2024. Pendapatan bunga bersih juga melorot sebanyak 8,8% dari Rp 2,26 triliun menjadi Rp 2,06 triliun.
Baca Juga
Bank BJB (BJBR) Raup Laba Rp 1,78 Triliun Sepanjang Tahun 2023
Penurunan kinerja dipengaruhi sejumlah faktor, seperti peningkatan CoC dari 0,3% menjadi 0,6%, NIM melorot dari 4,6% menjadi 4%, dan ROAE turun dari 10,3% menjadi 8,4%. Sedangkan pertumbuhan kredit mencapai 9%, simpanan naik 10%, dan LDR turun menjadi 92,1%.
Estimasi Kinerja Keuangan BJBR
“Penurunan laba bersih perseroan menjadi Rp 420 miliar hingga April 2204 di bawah ekspektasi kami. Perseroan terimbas atas kenaikan biaya kredit, sehingga pertumbuhan kredit tak berdampak terhadap laba perseroan,” tulis analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya dalam riset yang dipublikasikan, Jumat (7/6/2024).
Secara opeerasional, dia mengatakan, BJBR masih mempertahankan peforma kuat dibuktikan dengan pertumbuhan kredit sebanyak 9% dan kenaikan NIM dari 3,4% per Maret menjadi 4% per April 2024. Belanja operasional juga turun yang berimbas terhadap peningkatan PPOP hingga April 2204 menjadi Rp 732 miliar.
Baca Juga
Prospek Stabil, Bank BJB (BJBR) Kantongi Peringkat idAA dari Pefindo
Dipicu penurunan laba tersebut, dia mengatakan, RHB Sekuritas memilih untuk memangkas turun target kinerja keuangan BJBR. Proyeksi laba bersih tahun ini dipangkas sebanyak 9,4% dan 5,5% pada 2025. Diakui, meski bisa mencatatkan kenaikan NIM bulan-bulan ke depan, BJBR akan menghadapi tantangan berat di tengah situasi saat ini. Hal ini mendorong direvisi turun target haga saham BJBR dari Rp 1.070 menjadi Rp 920.
RHB Sekuritas merevisi turun target laba bersih BJBR tahun ini dari semula Rp 1,63 triliun menjadi Rp 1,47 triliun. Begitu juga dengan proyeksi laba bersih tahun 2025 dipangkas dari Rp 1,87 triliun menjadi Rp 1,74 triliun.
Grafik Saham BJBR

