Berbalik Net Sell Rp 1,05 Triliun, Asing Lepas Empat Saham Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,05 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/5/2024), sebanyak 80,65 poin (1,11%) menjadi 7.186,04.
Net sell terbanyak melanda empat bank papan atas sejalan dengan penurunan dalam hari ini, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 411,98 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 338,67 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 183,27 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 84,93 miliar. Kemudian ada PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 74,17 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya, lima saham bank dengan torehan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Sinmarmas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 109,80 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 71,67 miliar, PT BFI Finance Tbk (BFIN) Rp 34,79 miliar, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Rp 31,07 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 28,93 miliar.
Pemicu utama koreksi indeks datang dari pelemahan saham sektor keuangan 1,54%, sektor consumer primer 1,62%, sektor properti 1,17%, sektor kesehatan 1,31%, dan sektor teknologi 0,93%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham dengan penguatan adalah transportasi 0,67%.
Baca Juga
BSI (BRIS) Belum Temukan Investor yang Pas dari Timur Tengah
Pelemahan utama indeks dipicu atas anjloknya saham bank papan atas, seperti saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 4,74% Menjadi Rp 6.025, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok 4,22% menjadi Rp 4.770, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkoreksi 2,90% menjadi Rp 4.680, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,06% menjadi Rp 9.375, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melemah 4,45% menjadi Rp 2.360.
Sebaliknya kelima saham emiten Prajogo Pangestu justru berhasil menguat, seperti saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Penguatan tersebut menjaga kejatuhan indeks lebih dalam.
Meski IHSG jatuh, beberapa saham berikut justru berhasil cetak lompatan harga. Di antaranya, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) justru melesat Rp 26.100 (20%) ke level tertinggi baru atau menjadi saham termahal di BEI mencapai Rp 156.600.

