Asing Net Sell Rp 1,18 Triliun, Empat Saham Bank Besar Ini Lagi-Lagi Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) saham dengan total Rp 1,18 triliun di seluruh pasar, seiring dengan jebloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/5/2024), sebanyak 106,09 poin (1,49%) menjadi 7.034,14.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 476,77 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) RP 343,27 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 154,04 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 96,97 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 66,99 miliar.
Baca Juga
Gencar Efisiensi, ITSEC Asia (CYBR) Optimistis Cetak Laba Tahun 2024
Berdasarkan data bursa, total net sell empat saham bank besar month to date (mtd) telah mencapai level dari Rp 14 triliun. Nilai net sell BBRI mencapai Rp 7,03 triliun, BMRI Rp 3,77 triliun, BBCA Rp 2,47 triliun, dan BBNI Rp 774,33 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Amman Internasional Tbk (AMMN) Rp 134,95 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 105,32 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 37,54 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 26,62 miliar, dan PT Mitra Keluarga Karyasehat TbK (MIKA) Rp 17,54 miliar.
Pemicu utama penurunan IHSG datang dari terjunnya saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) hingga auto reject bawah (ARB) sebanyak Rp 1.000 (9,88%) menjadi Rp 9.125. Penurunan juga diikuti anjloknya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 750,( 5,68%) menjadi Rp 12.450 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkapar Rp 150 (1,64%) menjadi Rp 9.000. Sebagaimana diketahui tiga saham itu masuk top 3 emiten dengan market cap terbesar di bursa.
Baca Juga
Pelemahan juga dipengaruhi pelemahan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham kesehatan naik 0,25%. Penurunan terparah, yaitu saham sektor material dasar 2,10%, sektor infrastruktur 1,86%, sektor teknologi 1,52%, sektor transportasi 1,26%, dan sektor keuangan 0,74%.
Walau IHSG dihajar, tiga saham ini berhasil torehkan penguatan mengesankan, seperti saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) naik Rp 75 (11,81%) menjadi Rp 710, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) naik Rp 85 (10,06%) menjadi Rp 930, dan PT Indointernet Tbk (EDGE) menguat Rp 380 (10,05%) menjadi Rp 4.160.
Kemarin, indeks ditutup anjlok hingga 113,4 poin (1,56%) menjadi 7.140,23. Pergerakannya berada dalam rentang 7.127,21-7.282 dengan nilai transaksi Rp 11,88 triliun. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 1,6 triliun.
Grafik IHSG

