Net Sell Berlanjut Rp 370,44 MIliar, Asing Lepas Empat Saham Bank Papan Atas Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 370,44 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/3/2024), sebanyak 35,16 poin (0,48%) menjadi 7.267,75.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 139,27 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 111,81 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 42,78 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 30 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 27,83 miliar.
Baca Juga
Tender Wajib Tuntas, Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Ini Tambah 9,8% saham di Trankons (TRJA)
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 83,01 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 72,70 miliar, PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) Rp 37,34 miliar, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) Rp 22,28 miliar, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 21,53 miliar.
Penurunan IHSG dipengaruhi atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,66%, sektor keuangan 0,67%, sektor infrastruktur 0,72%, sektor transportasi 0,58%, dan sektor material dasar 0,39%. Sebaliknya penguatan hanya melanda sektor saham, seperti saham sektor energi 0,24% dan sektor industry 0,20%.
Di tengah pelemahan indeks, lima saham berikut cetak lompatan harga, seperti PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) melesat Rp 175 (23,49%) menjadi Rp 920, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berhasil melesat Rp 9 (17,31%) menjadi Rp 61 dan PT Atlas Resources Tbk (ARII) naik Rp 40 (15,27%) menjadi Rp 302.
Baca Juga
Penguatan harga juga melanda saham PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (AMCRO) naik Rp 15 (14,42%) menjadi Rp 119, dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menguat Rp 40 (14,39%) menjadi Rp 318.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda lima saham ini, yaitu saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), dan PT Supromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX).

