Net Buy Berlanjut Rp 226 Miliar, Asing Borong Dua Saham Prajogo Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih saham senilai Rp 226,12 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/5/2024), ditutup anjlok sebanyak 50,55 poin (0,69%) menjadi 7.266,69.
Net buy terbanyak melanda tiga saham bank papan atas ini, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 435,88 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 132,80 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 124,02 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 114,37 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 61,04 miliar.
Baca Juga
Radana Finance (HDFA) Mau Private Placement, Berpotensi Raup Dana Rp 60,84 Miliar
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 330,67 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 301,80 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 168,42 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 51,69 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 43,29 miliar.
IHSG bergerak dalam rentang 7.243,01-7.374,55 dengan nilai transaksi Rp 12,33 triliun. Pemicu utama koreksi indeks tersebut dipengaruhi atas kejatuhan saham emiten sektor perbankan, khususnya bank papan atas.
Saham BMRI anjlok Rp 250 (3,80%) menjadi Rp 6.325, BBCA turun Rp 275 (2,82%) menjadi Rp 9.475, BBRI turun Rp 100 (2,03%) menjadi Rp 4.820, dan PT Bank negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok Rp 195 (3,77%) menmjadi Rp 4.980.
Baca Juga
Operator Seluler Putar Otak Genjot Rerata Pendapatan Pelanggan
Penurunan juga dipicu atas koreksi empat saham emiten Prajogo Pangestu, seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Sebaliknya PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) berhasil menguat.
Sedangkan sektor saham dengan penurunan terdalam adalah saham sektor keuangan 1,66%, sektor transportasi 1,64%, sektor konsumer primer 0,65%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 0,78%, sektor material dasar 0,53%, dan sektor kesehatan 0,54%.
Meski IHSG anjlok , tiga saham ini torehkan lompatan harga PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) menguat Rp 62 (34,44%) menjadi Rp 242, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik Rp 45 (34,35%) menjadi Rp 176, dan PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) naik Rp 27 (19,15%) menjadi Rp 168.
Adapun penurunan paling dalam melanda saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) kembali anjlok menjadi Rp 80, PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) menjadi Rp 101, dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST).
Grafik IHSG

