Net Buy Berlanjut Rp 185,91 Miliar, Asing Lagi-lagi Borong Sejumlah Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 185,19 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1/2024), terkoreksi 17,14 poin (0,24%) menjadi 7.224.
Net buy tersebut melanjutkan aksi borong saham pemodal asing dalam dua pekan terakhir dengan nilai pembelian bersih telah lebih dari Rp 6 triliun.
Baca Juga
Saham Merdeka Battery (MBMA) Kembali Melesat, Ternyata Target Harga masih Tinggi
Lima saham dengan net buy terbanyak asing hari ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 266,44 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 110,52 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 42,10 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 38,50 miliar, dan PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 23,66 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 275,06 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 61,78 miliar, PT MIKA Rp 39,21 miliar, PT Merdeka Copper Godl Tbk (MDKA) Rp 27,87 miliar, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 23,22 miliar.
Terkait koreksi indeks awal pekan ini dipengaruhi kejatuhan beberapa sektor saham berikut, yaitu saham sektor keuangan turun 0,53%, sektor kesehatan 0,76%, sektor consumer primer turun 0,30%, sektor properti 0,31%, dan sektor infrastruktur melemah 0,20%.
Baca Juga
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 3,01%, sektor energi 1,05%, sektor industri 1,05%, setkor consumer non primer 0,39%, dan sektor material dasar 0,03%.
Meski IHSG melemah, dua saham berikut cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pakuan Tbk (UANG) melesat Rp 145 (24,79%) menjadi Rp 730 dan PT Supreme Cable Manufacturing Tbk (SCCO) naik Rp 1.625 (19,94%) menjadi Rp 9.775.
Penguatan juga melanda saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik Rp 13 (18,57%) menjadi Rp 83, PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 46 (13,94%) menjadi Rp 376, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melesat Rp 65 (11,30%) menjadi Rp 640.
Sebaliknya tiga saham dengan pelemahan terdalam hingga auto reject bawah (ARB), yaitu saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).

