Net Buy Berlanjut Rp 842,12 Miliar, Asing Kembali Borong Saham Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 842,12 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/2/2024), terkoreksi 38,84 poin (0,53%) menjadi 7.296,70.
Aksi tersebut menjadikan total net buy pemodal asing di pasar saham terhitung sejak awal tahun hingga hari ini atau year to date (ytd) meningkat menjadi Rp 20,89 triliun. Sedangkan penyumbang terbesar berasal dari saham bank papan atas.
Baca Juga
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 245,21 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 239,27 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 195,14 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 157,90 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 132,53 miliar.
Sebaliknya lima saham yang mencatatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak hari ini, yaitu saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 58,61 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 23,65 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 22,76 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 22,65 miliar, dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 16,31 miliar.
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,49%, sektor konsumer primer 1,39%, sektor industry 0,89%, sektor keuangan 0,64%, sektor infrastruktur 0,69%, dan sektor kesehatan 0,64%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 0,61% dan sektor energi 0,43%.
Baca Juga
Pemerintah Blokir 1.855 Situs Ilegal Perdagangan Berjangka Komoditi
Meski IHSG terkoreksi, kelima saham berikut justru torehkan lompatan harga, yaitu PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) naik Rp 22 (28,21%) menjadi Rp 100, PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) menguat Rp 93 (22,57%) menjadi Rp 505, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) naik Rp 36 (21,43%) menjadi Rp 204.
Penguatan juga melanda saham emiten Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), naik Rp 1.275 (19,25%) menjadi Rp 7.900. Saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik Rp 12 (10,91%) menjadi Rp 122.

