IHSG Berakhir di Zona Merah, Saham DATA, LABA, hingga BREN Tetap Melesat
JAKARATA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/5/2024), ditutup terkoreksi 12,28 poin (0,17%) menjadi 7.123,61. Pergerakan IHSG berada dalam rentang 7.108,18-7.159,77 dengan nilai transaksi Rp 8,91 triliun.
Koreksi indeks dipicu pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 0,78%, sektor teknologi 0,66%, sektor transportasi 0,90%, sektor konsumer primer 0,40%, dan sektor industry 0,22%.
Baca Juga
Laba Lampaui Estimasi, Target Saham Elnusa (ELSA) Dikerek Naik
Sebaliknya pengautan melanda saham sektor material dasar 0,89%, sektor energi 0,24%, sektor kesehatan 0,64%, sektor infrastruktur 0,36%, dan sektor transportasi 0,05%.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham pertahankan penguatan saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) menguat hingga auto reject atas dengan kenaikan Rp 64 (34,04%) menjadi Rp 252 dan PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) melesat Rp 35 (34,31%) menjadi Rp 137.
Penguatan juga melanda saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) menguat Rp 21 (25%) menjadi Rp 105, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp 93 (20,58%) menjadi Rp 545, dan PT Indospring Tbk (INDS) menguat Rp 330 (15,94%) menjadi Rp 2.400.
Baca Juga
Sunindo (SUNI) Sebut Raihan Laba Kuartal I Setara 30,5% dari Target 2024
Lompatan harga juga dicatatkan saham emiten kapitalisasi pasar terbesar sekaligus saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat Rp 575 (6,18%) menjadi Rp 9.875.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI), PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), PT Cardig Aero Services Tbk (CASS), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
Pergerakan IHSG

