IHSG Berakhir di Zona Hijau, Lima Saham Melesat Dipimpin RATU dan JSPT
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/1/2025), akhirnya ditutup naik 24,28 poin (0,34%) menjadi 7.088,87. Kisaran pergerakan dalam rentang 7.064-7.121 dengan nilai Rp 7,89 triliun.
Kenaikan ini ditopang penguatan beberapa sektor saham ini, yaitu saham sektor material dasar 2,23%, sektor energi 2,46%, sektor industry 0,60%, sektor consumer primer 0,52%, dan sektor infrastruktur 0,67%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, property, teknologi, dan kesehatan.
Baca Juga
Awal Tahun, Ketum Kadin Anindya Bakrie Tancap Gas Bangun Kerja Sama Internasional
Di tengah penutupan naik IHSG, sejumlah saham ini torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) kembali menguat auto reject atas (ARA) 24,58% menjadi Rp 2.230 dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,69% menjadi Rp 7.600 dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 12,68% menjadi Rp 1.600.
Kenaikan juga melanda saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) sebanyak 20,44% menjadi Rp 218, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 14,87% menjadi Rp 224, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebanyak 12,04% menjadi Rp 428.
Baca Juga
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), PT Hero Global Investment Tbk (HGII) dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL).
Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi sebanyak 15,76 poin (0,22%) menjadi 7.064,59. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 38,84 miliar melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 79,06 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 70,10 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 54,84 miliar.
Grafik IHSG

