IHSG Dibuka di Zona Merah, tapi Beberapa Saham Ini Tetap Moncer
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (1/11/2024), dibuka melemah sebanyak 21 poin (0,30%) menjadi 7.554.
Pelemahan indeks dipengaruhi atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar, konsumer non primer, kesehatan, infrastruktur, transpotasi, dan keuangan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, properti, konsumer primer, dan energi.
Meski indeks melemah, sejumlah saham torehkan penguatan, seperti saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 34,72% menjadi Rp 260, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 24,34% menjadi Rp 945, dan PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) naik sebanyak 24,82% menjadi Rp 171.
Baca Juga
Surge (WIFI) Cetak Lompatan Laba Atribusi 339,5% hingga Kuartal III-2024, Nilainya Jadi Segini
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Uni Charm Indonesia Tbk (UCID).
Kemarin, IHSG ditutup menguat tipis 4,17 poin (0,06%) menjadi 7.574,02. pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 340,75 miliar, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 222,55 miliar, PT MNC Digital Entartainment Tbk (MSIN) Rp 139,02 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 136,73 miliar.
Penguatan tipis IHSG kemarin didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 1,31%, sektor industri 0,59%, sektor teknologi 0,67%, sektor properti 0,49%, dan sektor konsumer non primer 0,39%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur dan material dasar.
Baca Juga
Di tengah penguatan IHSG hari ini, tujuh saham berikut catatkan pengutan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melesat 34,72% menjadi Rp 194, PT Sekar Laut Tbk (SKLT), dan PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) sebanyak 34,21% menjadi Rp 204.
ARA juga melanda saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) sebanyak 24,71% menjadi Rp 1.085, PT Jakarta International Hotels & Development TbK (JIHD) sebanyak 24,59% menjadi Rp 760, PT Fortune Indonesia Tbk menguat 24,74% menjadi Rp 6.075, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,41% menjadi Rp 790.

