Dear Investor, Mandiri Sekuritas Ungkap Fakta Koreksi Saham GOTO
JAKARTA, Investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali menjatatkan penurunan dalam pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/10/2023). Bahkan, saham GOTO menyentuh level intraday terendan baru Rp 54.
Jika dilihat kembali ke level IPO Rp 338 per saham menjadi Rp 54, maka koreksinya telah mencapai 84% dalam 19 bulan setelah listing perdana di BEI. Bahkan, saham GOTO telah menjadi penyumbang terbesar terhadap indeks dengan pemberat sebanyak 54,82 poin hingga penutupan akhir pekan lalu.
Terkait koreksi mendalam saham GOTO, Mandiri Sekuritas menyebutkan, tidak ada kaitannya dengan fundamental perseroan dan kabar yang menyebutkan bahwa TikTok Shop bakal masuk lagi ke Indonesia.
“Kami tidak melihat ada kekhwatiran terkait fundamental perseroan. Kami juga menilai bahwa terlalu dini menyimpulkan bahwa TikTok Shop bakal masuk lagi ke Indonesia dengan Langkah yang lebih agresif, dibandingkan sebelumnya,” tulis analis Mandiri Sekuritas Jennifer Audrey Harjono dan Andrian Joezer dalam riset harian, Senin (16/10/2023).
Selain faktor tersebut, Mandiri Sekuritas menambahkan, komposisi pemegang saham GOTO di atas 5% tak mengalami perubahan hingga kini. Dua pemegang saham terbesar tetap mempertahankan posisinya, seperti Taobao dan Softbank (SVF) dengan kepemilikan masing-masing 8,72% dan 7,62% saham GOTO.
Terkait Langkah William Tanujaya melepas sebagian sahamnya, Mandiri Sekuritas menyebutkan, alasannya tentu buka akibat fundamental perseroan yang menurun. Pelepasan tersebut kemungkinan dipengaruhi alasan lain yang lebih bersifat pribadi.
Terkait peluang TikTok Shop masuk Indonesia, Mandiri Sekuritas menyebutkan, terlalu dini ditarik kesimpulan bahwa tingkat persaingan akan lebih ketat setelah TikTok Shop kembali masuk Indonesia. Sebab, pemisahan media sosial dengan e-commerce membutuhkan upaya yang keras.
Terkait pergerakan harga saham GOTO Senin pagi, saham GOTO lagi-lagi menyentuh level terendah baru sepanjang masa Rp 54. Hingga pukul 10.10 WIB, saham GOTO ditutup melemah Rp 11 (16,42%) menjadi Rp 57. Sedangkan pergerakan harga berada dalam rentang Rp 54-66.
Bahkan, dibandingkan dengan emiten teknologi besar lainnya, seperti PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) hanya turun tipis Rp 2 (0,97%) menjadi Rp 204. Sedangakan saham PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) bergerak stagnan di level Rp 252 per saham.
