Dear Investor! BEI Akan Libur 6 Hari, Transaksi Saham Dibuka Kembali 16 April
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meniadakan perdagangan saham selama enam hari bursa dalam rangka menyambut libur lebaran tahun 2024.
Dengan demikian perdagangan saham akan ditiadakan mulai Senin (8 April 2024) hingga Senin (15 April 2024). Perdagangan saham akan kembali dibuka pada Selasa 16 April 2024. Berdasarkan hari libur tersebut, jumlah hari perdagangan bulan ini hanya 16 hari bursa.
Baca Juga
Sambut Libur Lebaran, IHSG Melesat 32 Poin dan Enam Saham ARA
Sebelum memasuki libur lebaran, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari terakhir jelang libur panjang Lebaran, Jumat (5/4/2024), berhasil menguat 32,48 poin (0,45%) menjadi 7.286,88. Pergerakan IHSG beradal dalam rentang 7.239,27-7.298,86 dengan nilai transaksi Rp 7,46 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor infrastruktur 1,70%, sektor energi 0,86%, sektor kesehatan 0,62%, dan sektor material dasar 0,34%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi 0,66%, sektor keuangan 0,27%, sektor properti 0,39%, dan sektor non konsumer primer 0,48%.
Saat IHSG melesat, sejumlah saham ini cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) kembali melesat Rp 27 (34,62%) menjadi Rp 105, PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik Rp 44 (34,38%) menjadi Rp 172, dan PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) naik Rp 37 (34,26%) menjadi Rp 145.
Baca Juga
Prospek Saham Bank Tetap Kuat, RHB Sekuritas Sebut Koreksi Saat Ini Kesempatan Beli
Lompatan harga hingga ARA juga melanda saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menguat Rp 29 (24,52%) menjadi Rp 113, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik Rp 205 (24,55%) menjadi Rp 1.040, dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) menguat Rp 255 (24,64%) menjadi Rp 1.290. Lonjakan harga juga melanda saham besutan taipan Prajogo Pangestu ini , PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), Rp 1.050 (17,87%) menjadi Rp 6.925.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), PT Steady Safe Tbk (SAFE), dan PT Supreme Cable Manufacturing Tbk (SCCO).

