Gencar Buka Gerai Fisik, Blibli (BELI) Harap BEP Maksimal 9 Bulan
JAKARTA, investortrust.id – Platform e-commerce milik Grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) mengaku akan ekspansif membuka gerai fisik di masa datang.
Hingga Juni 2023, BELI mengaku telah mengoperasikan 79 monobrand stores, 77 multibrand stores, serta 70 gerai supermarket di seluruh Indonesia.
CEO dan Co-Founder BELI, Kusumo Martanto mengatakan, pembukaan gerai fisik consumer electronics maupun supermarket merupakan jawaban atas kebutuhan permintaan konsunsumen sekaligus mendukung model bisnis omnichannel Perseroan.
“Dengan kehadiran gerai fisik, Perseroan dapat memanfaatkan jalur-jalur distribusi dan penjualan yang dimiliki baik secara online melalui platform e-commerce, kombinasi online-offline melalui dark stores, maupun full offline melalui bright stores,” paparnya dalam Paparan Publik yang digelar Perseroan belum lama ini.
Lebih lanjut dikatakan, dengan kehadiran gerai fisik, Perseroan dapat memanfaatkan jalur-jalur distribusi dan penjualan yang dimiliki baik secara online melalui platform e-commerce, kombinasi online-offline melalui dark stores, maupun full offline melalui bright stores.
Terkait margin yang diperoleh dari toko fisik, menurutnya masing-masing gerai memiliki expected dan target internal break-even antara 6-9 bulan, sehingga ketika Perseroan ingin membuka gerai fisik baru dapat dilakukan planning dan execution sebaik-baiknya untuk mencapai target tersebut.
Saat ini kata dia toko fisik fokus di produk smartphone dan groceries, namun ke depan kata Perseroan selalu melihat dan mempelajari berbagai peluang baru dalam menjalankan usaha, termasuk juga pembukaan gerai fisik untuk kategori lainnya.
“Perseroan akan melihat kebutuhan konsumen, dan apakah hal tersebut merupakan peluang yang feasible,” terangnya.
Adapun target jumlah pembukaan toko fisik hingga akhir tahun ini, Kusumo enggak menyebut. “Perseroan tidak memiliki hard target terkait jumlah gerai fisik consumer electronics maupun supermarket,” paparnya.

