IHSG Sesi I Turun 20,92 Poin, Dua Saham Grup Bakrie Ini Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/3/2024), ditutup melemah 20,92 poin (0,29%) menjadi 7.255,83. IHSG bergerak dalam rentang 7.244,03-7.305,45 dengan nilai transaksi Rp 4,37 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas koreksi saham sektor properti 1,16%, sektor infrastruktur 0,76%, sektor konsumer non primer 0,74%, sektor konsumer primer 0,63%, dan sektor kesehatan 0,85%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang menguat adalah energi 0,26%.
Baca Juga
Imbal Hasil Obligasi AS Naik Jelang Pernyataan Powell dan Rilis Data Ketenagakerjaan
Sebaliknya lompatan harga melanda saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik Rp 29 (19,08%) menjadi Rp 181, PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) naik Rp 80 (18,60%) menjadi Rp 510, dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) Naik Rp 58 (12,55%) menjadi Rp 520.
Penguatan juga melanda saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) naik Rp 16 (11,27%) menjadi Rp 158 dan
PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik Rp 17 (10,24%) menjadi Rp 183.
Sebaliknya penurunan dalam melanda tiga saham ini, yaitu saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), dan PT Manggung Polahraya Tbk (MANG).
Baca Juga
IHSG kemarin ditutup turun sebanyak 35,16 poin (0,48%) menjadi 7.267,75. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 370,44 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 139,27 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 111,81 miliar,dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 42,78 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street semalam ditutup melemah dengan penurunan paling dalam melanda bursa Dow Jones sebanyak 0,25%. Penurunan juga melanda indeks Nasdaq sebanyak 0,41% dan indeks S&P500 turun 0,21%.
