IHSG Sesi I Berbalik Turun 4,7 Poin, Sebaliknya Saham TMPO hingga PICO Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (26/8/2026), ditutup melemah tipis 4,78 poin (0,07%) menjadi 6.496. Rentang pergerakan 6.422-6.532 dengan nilai transaksi Rp 8,14 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti industri turun 0,86%, energi 0,73%, konsumer non primer 0,56%, transportasi 1,96%, infrastruktur 0,46%, dan teknologi 0,37%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor properti, kesehatan, dan material dasar.
Baca Juga
Kadin Dorong Indonesia Perkuat Aliansi Produsen Sawit Global demi Amankan Devisa
Meski IHSG ditutup turun tipis, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, yaitu TMPO naik 31,55% menjadi Rp 246, NICE naik 25% menjadi Rp 340, SAFE menguat 25% menjadi Rp 615, BIKE naik 24,50% menjadi Rp 620, dan PICO melesat 22,83% menjadi Rp 226.
Pada Senin (24/8/2026), IHSG ditutup melemah sebanyak 24,02 poin (0,37%) menjadi 6.501 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 350,72 miliar. Net sell terbanyak melanda BBRI senilai Rp 178,02 miliar, BUMI mencapai Rp 105,09 miliar, dan TPIA senilai Rp 89,28 miliar.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan mayoritas saham big cap, seperti BYAN, BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan juga dipicu pelemahan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN dan TPIA.
Baca Juga
Penurunan juga dipengaruhi pelemahan mayoritas sektor saham, seperti konsumer non primer, energi, industri, kewehatan, properti, keuangan, dan infrastruktur. Sebaliknya satu-satunya sektor saham dengan kenaikan adalah material dasar mencapai 1,38%.
Meski IHSG ditutup turun, lima saham berikut justru catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PICO naik 34,31% menjadi Rp 184, ELIT naik 34,03% menjadi Rp 256, SAFE naik 24,87% menjadi Rp 492, EKAD menguat 24,52% menjadi Rp 386, dan POLU naik 20% menjadi Rp 13.650. Kenaikan pesat juga melanda saham CENT 24,42% menjadi Rp 107 dan GRIA mencapai 23,08% menjadi Rp 224.
