Pengapalan Pulp dan Kertas Dunia Lanjut Bertumbuh, Potensi Saham Indah Kiat (INKP) kian Besar
JAKARTA, investortrust.id – Pengapalan produk bubur kertas (pulp) dan kertas menunjukkan tren peningkatan selama beberapa bulan terakhir. Kenaikan tersebut terlihat dari pertumbuhan volume pengapalan meningkat menjadi 1,7% hingga November, dibandingkan 1,1% sampai Oktober 2023.
Tim riset RHB Sekuritas Indonesia menyebutkan, peningkatan pengapalan tersebut didukung kenaikan permintaan dari pasar China dan menjelang akhir tahun ini. Kondisi ini diharapkan berlanjut sampai tahun ini.
Baca Juga
Total pengapalan pulp global meningkat menjadi 4,72 juta ton pada November 2023, dibandingkan realisasi Oktober 4,48 juta ton pada Oktober 2023. Angka tersebut juga menunjukkan peningkatan dari realisasi November 2022 baru mencapai 4,36 juta ton. Volume pengapalan Desember diprediksi bertumbuh lebih lanjut ditopang atas pulihnya permintaan dari China.
Namun jumlah hari inventori produk kraft kayu keras yang diputihkan (BHK) menunjukkan kenaikan satu hari menjadi 40 hari per Desember 2023. Kenaikan tersebut diperkirakan stabil di 40 hari atas perkiraan penurunan volume raksasa pulp dan kertas global Arauzo dan Suzano.
“Sedangkan jumlah hari inventori produksi kraft kayu lunak yang diputihkan (BSK) turun sebanyak dua hari ditopang peningkatan permintaan. Berdasarkan jumlah hari inventori data BHK dan BSK dunia masih sehat dengan tren peningkatan permintaan. Hal ini diharapkan menopang kenaikan harga jual,” terangnya.
Terkait harga jual BHK, RHB Sekuritas Indonesia menyebutkan, berdasarkan data dari lapangan harga jual BHK berada dalam rentang US$ 635-650 pada Desember 2023. “Kami memperkirakan penguatan harga berlanjut bulan ini, apalaga setelah produsen kertas Suzano berencan menaikkan harga jual,” terangnya.
Penguatan harga bubur kertas BHK, sebut RHB Sekuritas, mulai menunjukkan pemulihan sejak Agustus 2023. Kenaikan harga tersebut diharapkan mulai terefleksi pada kuartal IV-2023 dan berdampak penuh pada kuartal I tahun ini.
Baca Juga
Indah Kiat (INKP) Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 2,46 Triliun
Kondisi pasar pulp dan kertas yang demikian mendorong RHB Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi saham PT Indah Kiat Paper & Pulp Tbk (INKP). Saham INKP juga ditetapkan sebagai pilihan teratas untuk sektor ini dengan target harga Rp 22.975. Target ini menunjukkan potensi cuan mencapai 174,32%, dibandingkan harga penutupan saham INKP akhir pekan lalu Rp 8.375.
RHB Sekuritas menyebutkan bahwa saham INKP masih memiliki valuasi yang menarik dengan diskon 74%, dibandingkan rata-rata valuasi saham di sektornya. Saat ini, saham INKP dikerjakan masih sangat moderat sektiar 4 kali pada 2024.
Volume Pengapalan Pulp Dunia

