Indah Kiat Pulp (INKP) Bagi Dividen Rp 273,54 miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 273,54 miliar atau Rp 50 per saham. Porsi keuntungan yang dibagi kepada pemegang saham perseroan yang setara US$ 16,83 juta ini, terhitung hanya 4,09% dari laba bersih tahun lalu yang sebesar US$ 411,42 juta.
“Sebesar US$ 10 juta atau setara Rp 162,53 juta (mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada 31 Mei 2024) ditetapkan sebagai cadangan guna memenuhi UU Nomor 40 Tahun 2007,” sambung Direktur Keuangan Indah Kiat Pulp & Paper Kurniawan Yuwono usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Grand Hyatt Jakarta, Rabu (19/6/2024).
Laba bersih INKP yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk periode 2023 memang turun 52% dibandingkan 2022 (year on year/yoy) dari US$ 857,51 juta. Tergerusnya keuntungan ini sejalan dengan penurunan penjualan bersih secara konsolidasi dari US$ 4 miliar menjadi US$ 3,47 miliar atau turun 13,1% (yoy).
Baca Juga
Gelontorkan Dana Jumbo, Indah Kiat (INKP) Tambah Saham Anak Usaha Ini
Laba usaha konsolidasian perseroan pun terkoreksi 30,8% (yoy) dari US$ 1,13 miliar pada 2022 menjadi US$ 787,7 juta tahun lalu. Sedangkan sisa laba bersih setelah pajak akan dimasukkan sebagai saldo laba (retained earnings).
“Rapat juga memberi kuasa atau wewenang kepada direksi perseroan untuk mengatur lebih lanjut tentang tata cara pembayaran dividen tunai tersebut,” tambah Kurniawan.
Pembayaran dividen akan dilakukan dalam waktu sebagaimana diatur dalam Pasal 58 Peraturan OJK Nomor 15/POJK 04/2020 dengan memperhatikan ketentuan pajak, ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan ketentuan pasar modal lainnya yang berlaku.
Dalam kesempatan yang sama, manajemen Indah Kiat Pulp & Paper juga menginformasikan hasil penjualan bersih sepanjang Januari-Maret 2024 yang mencapai US$ 805,2 juta. Raihan ini turun 23,8% (yoy) dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar US$ 1,05 miliar.
Sedangkan laba bersih INKP secara konsolidasi dalam tiga bulan pertama tahun ini turun 1,8% (yoy) menjadi US$ 130,8 juta. Rapat juga menyetujui untuk meniadakan agenda RUPST kelima yaitu mengenai perubahan susunan anggota dewan komisaris dan direksi perseroan.

