Laba Lampaui Estimasi, Saham Mayora (MYOR) Ditargetkan Menuju Rp 3.230
JAKARTA, investortrust.id – Realisasi kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) sepanjang 2023 telah melampaui estimasi. Lompatan laba tersebut didukung peningkatan penjualan bersamaan dengan penurunan beban pokok penjualan.
Mayora (MYOR) membukukan lonjakan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 3,19 triliun tahun 2023, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya Rp 1,94 triliun.
Baca Juga
Laut Merah Bisa Naikkan Biaya Ekspor Mayora (MYOR), Bagaimana Sahamnya?
Lonjakan laba bersih tersebut didukung sejumlah faktor, seperti kenaikan penjualan bersih dari Rp 30,66 triliun menjadi Rp 31,48 triliun, penurunan beban pokok penjualan dari Rp 23,89 triliun menjadi Rp 23,07 triliun, penurunan beban usaha penjualan hingga beban usaha lainnya.
“Realisasi laba bersih tersebut setara dengan 105,8% dari target Mandiri Sekuritas dan merefleksikan 112% dari perkiraan consensus analis. Begitu juga dengan laba operasional perseroan telah melampaui estimasi Mandiri Sekuritas dan consensus analis,” tulis tim riset Mandiri Sekuritas di Jakarta, Jumat (1/3/3034).
Baca Juga
Bansos Mengucur, Potensi Cuan Saham Mayora (MYOR) Makin Gurih
Perseroan juga menunjukkan perbaikan margin sepanjang tahun lalu, seperti gross margin naik dari 22,3% menjadi 26,7% tahun 2023. Sedangkan margin keuntungan bersih melesat dari 6,3% menjadi 10,1% tahun lalu.
Lompatan laba bersih tersebut mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham MYOR dengan target harga Rp 3.230. Dengan penutupan saham MYOR level Rp 2.460, terbuka peluang kenaikan 31,3%.

