Laba Lampaui Estimasi, Saham Autopedia (ASLC) Ditargetkan ke Level Ini
JAKARTA, investotrust.id – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) menunjukkan tren perbaikan didukung bisnis lelang mulai menggeliat, khususnya kuartal III-2023. Pertumbuhan tersebut diprediksi berlanjut sampai akhir tahun, sehingga target tahun ini optimistis tercapai.
Perseroan membukukan kenaikan laba bersih hampir dua kali lipat menjadi Rp 6,8 miliar pada kuartal III-2023. Sedangkan pendapatan bertumbuh menjadi Rp 164,5 miliar pada kuartal III-2023. Perseroan juga menunjukkan perbaikan margin keuntungan.
Baca Juga
“Dengan pendapatan senilai Rp 453,5 miliar hingga September 2023 sudah sesuai ekspektasi atau setara dengan 80% dari target tahun ini. Perseroan juga berhasil membalikkan rugi usaha menjadi laba usaha senilai Rp 8,6 miliar atau telah melampaui estimasi kami,” tulis analis Ciptadana Sekuritas Arief Budiman dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Autopedia (ASLC) membukukan laba bersih senilai Rp 10,8 miliar hingga September 2023, dibandingkan dengan rugi bersih peridoe sama tahun lalu senilai Rp 7,3 miliar. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 308,2 miliar menjadi Rp 453,5 miliar.
Baca Juga
Prospek Otomotif Cerah, Potential Upside Saham Dharma Polimetal (DRMA) Menggiurkan
Penguatan segmen bisnis perseroan mendorong Ciptadana Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ini dengan target harga direvisi naik dari Rp 149 menjadi Rp 150 per saham. Revisi naik tersebut juga mempertimbangkan dinaikkannya target laba operasional perseroan menjadi Rp 12,3-17,5 miliar untuk tahun 2023-2024.
Target harga saham tersebut juga mempertimbangkan proyeksi kenaikan laba bersih ASLC menjadi Rp 12 miliar tahun ini, dibandingkan periode sama tahun lalu tanpa memeroleh laba. Perseroan juga diperkirakan mencetak kenaikan pendapatan dari Rp 480 miliar menjadi Rp 636 miliar.
Autopedia merupakan perusahaan perdagangan mobil bekas yang dijalankan melalui sejumlah anak usahanya, yaitu caroline.id, balai lelang otomotif PT JBA Indonesia, dan market place perdagangan mobil bekas melalui Bursa Mobil Autopedia (BMA).

