Ayam Nelongso Asal Malang Masuk Bursa, Incar Dana IPO Rp 62 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pemilik bran Ayam Goreng Nelongso asal Kota Malang, PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) berencana masuk bursa saham lewat jalur Penawaran Umum Perdana Saham atau initial public offering (IPO).
Perseroan menerbitkan dan menawarkan sebanyak 225 juta lembar saham baru dari portepel, dengan nilai nominal Rp 50, dalam rangka IPO tersebut.
Jumlah saham yang dilepas mewakili sebanyak 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham, dengan harga penawaran awal atau bookbuilding pada kisaran harga Rp 268 sampai dengan Rp 278 setiap saham.
Baca Juga
Dengan jumlah saham dan rentang harga yang ditawarkan tersebut, Perseroan berpotensi meraup dana hasil IPO sebesar Rp 62,55 miliar.
Bersamaan dengan Penawaran Umum Saham Perdana, Perseroan menerbitkan sebanyak 225 juta Waran Seri I atau sebesar 25 dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO disampaikan.
Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma bagi para pemegang saham dengan rasio 1:1, artinya setiap pemegang satu saham yang ditawarkan berhak memperoleh satu Waran Seri I, di mana setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham Perseroan yang dikeluarkan dari portepel dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 400. Adapun nilai hasil pelaksanaan Waran Seri I sebanyak sebesar Rp 90 miliar.
Baca Juga
Butuh Modal Kerja, Harta Djaya Karya Incar Dana IPO Rp 49 Miliar
Untuk membantu pelaksanaan IPO ini, Perseroan telah menunjuk PT MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. MNC Sekuritas menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap sisa saham yang ditawarkan dan tidak dipesan dalam Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan.
Rencananya dana hasil IPO akan digunakan Perseroan untuk untuk pembelian mesin dan kendaraan operasional untuk menunjang proses distribusi produk dan bahan baku yang lebih optimal sebesar 3,48% dari perolehan dan IPO.
Sekitar 10,16% digunakan untuk perpanjangan sewa outlet lama untuk mendukung ekspansi bisnis Perseroan.
Disebutkan, Perseroan akan memperpanjang sewa terhadap 18 outlet lama dengan total nilai sewa sekitar Rp 5,6 miliar dan akan dilakukan dengan pihak ketiga.
Kemudian, sekitar 22,54% digunakan untuk renovasi outlet, gudang dan kantor dan sistem otomatisasi dalam rangka mendukung bisnis Perseroan untuk penyimpanan persediaan bahan baku yang lebih besar.
Adapun jumlah outlet dan gudang yang akan direnovasi oleh Perseroan masing-masing sebanyak 23 outlet (di dalamnya sudah termasuk 18 gerai yang sewanya akan diperpanjang), dan 1 gudang. Saat ini utilisasi gudang Perseroan baik yang terdapat di Malang maupun di Jakarta telah mencapai kapasitas sekitar 90%, namun demikian Perseroan akan melakukan renovasi terlebih dahulu pada gudang yang berlokasi di daerah Malang.
Sisanya sekitar 63,82% digunakan untuk operational expenditure di antaranya untuk pembelian bahan baku dan biaya biaya pengembangan produk, marketing dan branding.
Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, maka akan digunakan untuk penambahan modal kerja Perseroan diantaranya pembelian bahan baku dan marketing/pemasaran.
Berikut jadwal IPO PT Bersama Mencapai Puncak Tbk:
Masa Penawaran Awal: 19 – 24 Januari 2024
Perkiraan Tanggal Efektif: 31 Januari 2024
Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 2 Februari – 12 Februari 2024
Perkiraan Tanggal Penjatahan: 12 Februari 2024
Perkiraan Tanggal Distribusi Secara Elektronik: 13 Februari 2024
Perkiraan Pencatatan Saham dan Waran di BEI: 15 Februari 2024.

