Autopedia (ASCL) Grup Triputra Suntik Modal Anak Usaha Gadai Rp 15 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten otomotif Grup Triputra, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mendorong bisnis usaha gadai dengan menyuntik tambahan modal anak usahanya PT Autopedia Sukses Gadai (ASG).
Sekretaris Perusahaan ASCL Oky handyko menjelaskan, Perseroan melakukan peningkatan modal dasar ASG sebesar Rp 15 miliar dari Rp 10 miliar menjadi Rp 25 miliar.
“Transaksi tersebut terjadi pada tanggal 31 Januari 2024,’’ urai Oky dikutip dari keterbukaan informasi yang dilansir, Jumat (09/02/2024).
Baca Juga
Disebutkan nilai nominal saham ASG sebesar Rp 1.000 per saham. Adapun modal ditempatkan dan disetor ASG meningkat dari Rp 7,50 miliar menjadi Rp 17,50 miliar.
‘’Dengan Penambahan Modal tersebut, Perseroan berharap ASG dapat mengembangkan bisnisnya dan memberikan kontribusi positif kepada Perseroan,’’ kata Oky.
Setelah transaksi tersebut Perseroan menguasai sebanyak 17.499.999 saham ASG, meningkat dari sebelum transaksi yang tercatat sebanyak 7.499.999.
Sedangkan Jany Candra selaku Presiden Direktur ASCL memegang 1 lembar saham ASG dengan nilai nominal Rp 1.000.
Baca Juga
Mitsui Cabut, Autopedia (ASLC) Kini Pengendali Tunggal JBA Indonesia
Sebelumnya Jany Candra menjelaskan, ASG giat berekspansi ke cabang-cabang (balai lelang) bernama JBA, seperti JBA Jakarta Raya dan Jakarta Tipar. Itu dilakukan untuk meningkatkan sinergi antara bisnis lelang dan bisnis gadai.
“Saat ini ASLC memiliki cabang ASG untuk melayani kebutuhan pinjaman bagi kegiatan transaksi mobil bekas di JBA cabang Jakarta Raya dan Jakarta Tipar. Kami juga sedang dalam proses membuka cabang ASG baru di Pondok Pinang,” papar dia.
Melalui berbagai ekspansi tersebut, kata Jany, ASLC berharap bisnis gadai ini dapat meningkatkan penyaluran pinjaman untuk kegiatan transaksi mobil bekas, baik di JBA, kepada pedagang mobil bekas, maupun end users yang membutuhkan pinjaman.
Sebagai catatan, hanya dalam jangka waktu sekitar enam bulan setelah pendirian ASG, ASLC telah tiga kali menambah modal. Tambahan modal sebelumnya dilakukan pada Oktober 2023 sebesar Rp 2,5 miliar, serta pada Januari 2024 sebesar Rp 2,5 miliar.

