IHSG Awal Pekan Ditutup Menghijau, Tiga Saham Ini ARA
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/10/2023), berhasil menguat sebanyak 21,57 poin (0,31%) menjadi 6.961,46. IHSG bergerak dalam kisaran 6.939-6.984 dengan nilai transaksi Rp 8,27 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor property 1,09%, sektor konsumer primer 0,91%, sektor infrastruktur 0,92%, sektor kesehatan 0,56%, dan sektor transportasi 0,48%.
Baca Juga
Top! Saham Nusantara Infrastructure (META) Terbang 150% dalam Sebulan
Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor energi 1,05%, sektor material dasar 0,44%, sektor industry 0,15%, sektor keuangan 0,13%, dan sektor teknologi 0,21%.
Saat indeks melesat, ketiga saham berikut torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Royal Prima Tbk (PRIM) menguat Rp 19 (34,55%) menjadi Rp 74, saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) naik hingga ARA Rp 56 (25%) menjadi Rp 280, dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) melesat Rp 460 (24,86%) menjadi Rp 2.310.
Baca Juga
LRT Pun Kemahalan, Pemotor Tak Bisa Pindah ke Angkutan Publik
Penguatan juga melanda saham PT Atlas Resources Tbk (ARII) melesat Rp 70( 22,88%) menjadi Rp 376 dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) dengan kenaikan Rp 26 (21,14%) menjadi Rp 149.
Sebaliknya pelemahan melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Argha Karya Prima Industry tbk (AKPI), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT Mitra Investindo Tbk (MITI), PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), PT Duta Intidaya Tbk (DAYA), dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI).

