Saham GOTO Sentuh Rekor Terendah Baru Sepanjang Masa
JAKARTA, Investortrust.id – Usai menuntaskan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) sebanyak 17,04 miliar, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) langsung sentuh level terendah baru sepanjang masa.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/10/2023), saham GOTO sempat anjlok hingga menyentuh level terendah sepanjang masa Rp 79. Hingga pukul 14.20 WIB, saham GOTO turun Rp 2 (2,44%) menjadi Rp 80. Rekor terendah intraday saham GOTO Rp 81 yang terjadi pada 26 Dsember 2022. Sedangkan rekor penutupan terendah berada di level Rp 82.
Baca Juga
Private Placement Rampung, Saham GOTO malah Cenderung Terkoreksi
Penurunan harga saham GOTO tersebut berbanding terbalik dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mencatatkan penguatan. Begitu juga dengan saham sektor teknologi lainnya, seperti PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menguat dan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) bergerak stagnan.
Manajemen GOTO sebelumnya mengumumkan telah menerbitkan sebanyak 17,04 miliar saham GOTO seri A. Dengan penerbitan saham tersebut, total saham GOTO bertambah dari 1,18 triliun menjadi 1,20 triliun saham.
Manajemen perseroan sebelumnya mengumumkan akan menggelar PMTHMETD atau private placement dan penerbitan surat utang terstruktur oleh anak usahanya GoTo International Finance Ltd dengan target dana US$ 150 juta.
Baca Juga
Jadi Menko Marves Ad Interim, Erick Thohir Emban Semua Jabatan Luhut di Pemerintahan
Melalui private placement ini, GOTO menerbitkan 17,04 miliar saham seri A baru dengan harga pelaksanaan Rp 90. Saham private placement tersebut akan diambil IFC dengan berinvestasi senilai US$125 juta kepada Bhinneka dan senilai US$ 25 juta melalui firma investasi privat Franke & Co.

