IFC Bersiap Masuk, Saham GOTO Berakhir di Level Terendah Baru Sepanjang Masa
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali bertengger ke rekor penutupan terendahnya sepanjang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini setelah saham ini lanjutkan penurunan harga pada perdagangan saham Rabu (4/20/2023).
Berdasarkan data BEI, saham GOTO kembali terokoreksi sepanjang hari ini sebanyak 1,2% menjadi Rp 82. Tak hanya itu, pemodal asing lagi-lagi melanjutkan aksi buang (net sell) saham ini dengan nilai Rp 97,72 miliar sepanjang hari ini.
Baca Juga
Level penutupan saham GOTO senilai Rp 82 sama dengan level harga penutupan GOTO pada 26 Desember 2022 atau level penutupan terendah saham ini sejak listing di BEI pada 11 April 2022.
Berlanjutnya koreksi tersebut berbanding terbalik dengan sentimen positif terhadap industry e-commerce, yaitu Tiktok Shop resmi menutup operasionalnya mulai hari ini. Hal ini setelah pemerintah menerbitkan aturan pelarangan media sosial dan e-commerce dalam satu platform.
Padahal, perseroan sebelumnya telah mengumumkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dan penerbitan surat utang terstruktur oleh anak usahanya GoTo International Finance Ltd dengan target dana US$ 150 juta.
Baca Juga
Presdir Ini Borong Saham Mandiri Herindo (MAHA), Nilainya Jumbo
Penggalandangan dana hingga US$ 150 juta tersebut dilakukan melalui mekanisme, yaitu IFC berinvestasi senilai US$125 juta kepada Bhinneka dan senilai US$ 25 juta melalui firma investasi privat Franke & Co. Kedua, GOTO akan menerima investasi tersebut melalui private placement dan penerbitan surat utang terstruktur melalui special purpose vehicle (SPV) bernama Bhinneka Holdings Limited.

