Investor Asing Tiba-tiba Borong Saham GOTO, Ternyata Target Harganya Menggiurkan
JAKARTA, Investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil mencatatkan penguatan hingga kembali ke level Rp 90 setelah empat hari terakhir tersungkur di bawah level tersebut. Tak hanya itu, GOTO tercatat sebagai satu dari beberapa saham yang paling diminati investor asing.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/9/2023), saham GOTO melesat Rp 4 (4,56%) menjadi Rp 92. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 88-93.
Baca Juga
Gara-gara Saham Ini, Investor Asing Net Sell Rp 1,35 Triliun
Pemodal asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham GOTO senilai Rp 102,06 miliar, meskipun investor asing mencatatkan net sell saham sepanjang hari ini Rp 1,35 triliun. Saham GOTO mendukung peringkat kelima yang terbanyak diborong investor asing.
Terkait target harga saham GOTO, analis Mandiri Sekuritas Jennifer Audrey Harjono dan Adrian Joezer mengatakan dalam riset yang diterbitkan kemarin menyebutkan bahwa, pencapaian EBITDA disesuaikan GOTO diprediksi akan dimulai dari segmen on demand service dengan perkiraan mencapai target lebih awal. Hal ini didukung tingkat kompetisi lebih rasional dan tidak membutuhkan biaya besar untuk mencapainya.
Baca Juga
IHSG Melesat Hingga Sentuh Level 7.011, Empat Saham Auto Reject Atas
“Kami memperkirakan segmen on demand service akan menjadi layanan dalam ekosistem GOTO yang pertama mencapai break even. Dengan demikian, perseroan memiliki keleluasaan penganggaran untuk menciptakan break even di Tokopedia,” tulisnya dalam riset harian yang diterbitkan, Kamis (14/9/2023).
Sedangkan break even Tokopedia, terang dia, akan mendapatkan dukungan percepatan dari pengetatan regulasi e-commerce di Indoensia. Pemerintah berencana menerbitkan aturan yang membuat industri e-commerce bisa setara dengan e-commerce luar negeri yang masuk Indonesia dan dari praketk social commerce.
Baca Juga
Target Harga Pertamina Geothermal (PGEO) masih Jumbo, Berikut Faktor Pendorongnya
Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 130. Target harga tersebut juga didukung penerbitan aturan e-commerce, peningkatan GTV perseroan, dan berlanjutnya penguatan sinergi ekosistem perseroan.

