Saham GOTO Melesat dan Diborong Asing, Target Harganya Ternyata masih Tinggi
JAKARTA, investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali membukukan lompatan harga pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/11/2023).
Penguatan harga tersebut juga didukung dengan peningkatan volume dan nilai transaksi. Data BEI mengungkap saham GOTO ditutup naol Rp 6 (8,57%) menjadi Rp 76. Harga tersebut menjadi level penutupan tertinggi saham GOTO terhitung sejak 9 Oktober 2023.
Baca Juga
Penguatan harga saham GOTO sejalan dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang hari ini. Berkat penguatan harga saham GOTO, indeks saham sektor teknologi memimpin sektor paling cuan mencapai 2,35% sepanjang hari.
Tak hanya itu, penguatan harga saham GOTO jauh melampaui kenaikan harga saham sektor teknologi lainnya, yaitu saham PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) naik Rp 4 (0,86%) menjadi Rp 470. Sedangkan saham saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) ditutup stagnan level Rp 200.
Terkait prospek saham, CLSA Sekuritas menyebutkan, seluruh sentimen negatif terkait saham GOTO sudah terefleksi ke harga terlihat dari penurunan harga saham perseroan turun dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga
IHSG Ditutup Melesat 1,33%, Saham RICY hingga CUAN Melambung
“Penurunan harga saham GOTO telah melampaui penurunan saham sektor sejenis, sehingga kami tetap menargetkan beli saahm GOTO dengan target harga Rp 165,” tulis riset tersebut.
Dengan harga penutupan Rp 76, maka terbuka potensi penguatan harga saham GOTO sebanyak 117%.

