DidorongTiga Proyek ini, Target Saham Rukun Raharja (RAJA) Direvisi Naik
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) direvisi naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.200 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Revisi naik tersebut mempertimbangkan pendorong dari pengembangan proyek minyak dan gas (migas) perseroan.
Target harga saham tersebut juga mempertimbangkan proyeksi kenaikan laba bersih perseroan menjadi US$ 24,6 juta tahun ini, dibandingkan perkiraan tahun lalu US$ 16,8 juta. Sedangkan perkiraan pendapatan meningkat menjadi US$ 181 juta tahun 2024, dibandingkan proyeksi tahun lalu US$ 150 juta.
Baca Juga
Tak Sampai Sebulan, Saham Astra (ASII) Tergerus 12,74% ke Level Terendah 30 Bulan Terakhir
“Kami optimistis bahwa RAJA dapat memenuhi ekspektasi sepanjang tahun 2024 didukung tiga proyek yang sudah berjalan,” tulis analis Samuel Sekuritas Muhammad Farras Farhan dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Tiga hal penopang berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan perseroan tahun ini datang dari akuisisi 8% hak partisipasi di blok Jabung (kapasitas: 55,000 mbopd. AKuisisi ini diharapkan menambah EBITDA perseroan senilai US$ 2,6 juta per tahun.
Dukung kedua datang dari pengaliran gas ke jaringan pipa gas anak usaha perseroan, yaitu EHK yang diharapkan menambah pendapatan tahunan sebesar US$ 45 juta untuk 10 tahun ke depan. Terakhir didukung atas stasiun induk CNG Grobogandengan kapasitas kompresi gas alam sebesar 1.8 MMSCFD. Stasiun ini diproyeksikan menghasilkan tambahan senilai US$ 4,5 juta per tahun.
Baca Juga
Khawatir Krisis Tiongkok, Harga Minyak Merosot Lebih dari 1%
“Ketiga proyek tersebut ditambah proyek baru, kami meyakini penguatan prospek RAJA dengan target pendapatan meningkat menjadi US$ 181 juta pada 2024. Kami juga memproyeksikan margin EBITDA akan naik menjadi 45% dengan harapan EBITDA menjadi US$ 82 juta. Sedangkan laba bersih perseroan diperkirakan mencapai US$ 25 juta,” terangnya.
Namun demikian, dia mengatakan, RAJA berpotensi mengeluarkan modal yang lebih besar setelah mengerjakan sejumlah proyek. Hal ini bisa mendorong perusahaan untuk mengambil lebih banyak utang, sehingga menaikkan rasio net gearing.
Estimasi Kinerja Keuangan RAJA
Sumber: Samuel Sekuritas

