Saham Melesat 152,42%, Harta Djaya (MEJA) Menang Kontrak Renovasi Interior Gedung Rukun Raharja (RAJA)
JAKARTA, investortrust.id – PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) tengah menunggu surat perintah kerja renovasi interior gedung kantor milik PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Hal ini setelah perseroan berhasil memenangkan tender proyek tersebut.
Manajemen MEJA dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa perseroan telah menang tender dari RAJA dengan rencana pengerjaan ditargetkan mulai Agustus tahun ini. Namun perseroan belum bersedia mengungkap nilainya. Yang jelas, menurut manajemen MEJA, nilai kontraknya signifikan dan diharapkan menjadi faktor pendongkrak kinerja keuangan MEJA tahun ini.
“MEJA telah memenangkan kontrak pekerjaan renovasi interior gedung kantor milik RAJA. Saat ini MEJA telah memenangkan kontrak renovasi interior tersebut dan informasi resminya kontraknya kemungkinan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang. Sedangkan pengerjaan ditargetkan mulai Agustus tahun ini,” ungkap penjelasan resmi manajemen MEJA di Jakarta, Selasa (23/7/2024).
Baca Juga
Baru Melantai, Harta Djaya Karya (MEJA) Komitmen Bagikan Dividen 35% dari Laba
Harta Djaya Karya (HDK) merupakan perusahaan dengan bisnis di industri konsultasi desain, konstruksi interior, dan pabrikasi furniture. Emiten ini memperluas layanannya dengan menawarkan konsultasi desain komprehensif, mulai perencanaan ruang hingga pemilihan bahan.
Tak hanya konstruksi, MEJA juga menyediakan pabrikasi furniture khusus. Produk furniture yang diproduksi secara custom-made dan loose furniture seperti meja, kursi, dan sofa, yang dapat disesuaikan kebutuhan proyek dan preferensi tiap klien.
Sementara itu, berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), MEJA tercatat sebagai saham pendatang baru tahun ini dengan tingkat kenaikan harga paling pesat mencapai 152,42%. Saham MEJA telah menguat dari level harga perdana Rp 103 pada 12 Februari 2024 menjadi Rp 260 per saham pada perdagangan intraday sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/7/2024).
Direktur Utama MEJA Richie Adrian Hartanto sebelumnya mengatakan, perseroan akan terus memperkuat kinerja keuangan dengan sejumlah inisiatif bisnis. MEJA juga akan konsisten untuk membagikan dividen dengan rasio 35% dari total keuntungan.
Baca Juga
Butuh Modal Kerja, Harta Djaya Karya Incar Dana IPO Rp 49 Miliar
Dia menambahkan, BEI juga akan merambah bisnis sebagai pemasok sekaligus pemain ritel interior, dari sebelumnya fokus pada layanan interior. “Bisnis kami akan merambah dari sebelumnya hanya business to business menjadi business to consumer. Itu gambaran ke depannya,” imbuhnya.
Perseroan juga sedang menjalin kerja sama dengan tiga perusahaan, dua perusahaan asing dan satu perusahaan lokal, guna memasok barang-barang interior dari merek-merek ternama.
“Kedua brand ini benar-benar world wide, satu dari timur dan satu barat. Lokalnya, kami ber-partner dengan support developer yang akan bangun 750 rumah di daerah Jakarta Timur,” tutupnya.
Grafik Saham MEJA

