Saham Harta Djaya (MEJA) Disebut Menuju Rp 200, Jelang Ekspansi Bisnis Energi
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) disebut berpeluang menguat menuju level Rp 200 dalam waktu dekat, seiring tuntasnya akuisisi pengendali baru dan menjelang berakhirnya perdagangan waran. Adapun penutupan sesi I, Jumat (30/1/2026), saham MEJA ditutup di level Rp 120.
Seorng sumber menyebutkan bahwa tuntaskan perubahan pengendali baru yang dilanjutkan dengan rencana diversifikasi bisnis energi melalui akuisisi PT Trimata Coal Perkasa diharapkan jadi motor pengerek harga saham MEJA.
Baca Juga
Triple B Tuntaskan Akuisisi 45,80% Saham Hartja Djaya (MEJA), Pengendali Berubah
MEJA sebelumnya telah menandatangani perjanjian bersyarat dengan pemegang saham pengendali yaitu PT Trimata Coal Perkasa tentang kesepakatan awal rencana akuisisi 45% saham milik pemegang saham pengendali PT Trimata Coal Perkasa oleh MEJA. Akuisisi ini akan dilakukan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku di pasar modal.
Berdasarkan pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir Desember 2025 diumumkan bahwa PT Bisnis Bersama Berkah dan PT Triple Berkah Bersama (Triple B) tuntaskan akuisisi sebanyak 45,80% saham Harta Djaya (MEJA).
Baca Juga
IHSG Sesi I Ditutup Melesat 1,18%, Saham BBCA Jadi Pendorong Utama
Aksi ini menjadikan Tripble B jadi pengendali baru MEJA.Manajemen MEJA dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa Triple B membeli sebanyak 878,84 juta saham MEJA dengan harga Rp 20 atau setara dengan Rp 17,57 miliar pada 4 Desember.
Sebelumnya, Tripple B mengumumkan negosiasi pengambilalihan saham MEJA. Disebutkan juga bahwa usai akuisisi, pengendali baru akan melaksanakan tender wajib saham public sesuai ketentuan pasar modal.

