Rukun Raharja (RAJA) Divestasi Sebagian Saham Raharja Energi (CEPU), Prajogo Pangestu Masuk?
JAKARTA, investortrust.id – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mendivestasi sebanyak 4,66% saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). Penjualan tersebut menjadikan total saham RATU yang dikendalikan perseroan berkurang menjadi 75,34%. Prajogo Pangestu masuk?
Sekretaris Perusahaan RAJA Yuni Pattinasarani mengatakan, Rukun Raharja (RAJA) telah melepas sebanyak 126,52 juta saham RATU atau setara dengan 4,66% pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Maret 2025.
Baca Juga
Raih Kontrak dari Pertamina, Rukun Raharja (RAJA) Siapkan Investasi Rp 982,45 Miliar
“Transaksi pelepasan saham ini tidak memengaruhi posisi RAJA sebagai pengendali saham RATU. RAJA tetap mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan 75,34% saham,” tulisnya dalam penguman resmi di BEI, Kamis (6/3/2025).
Namun demikian RAJA tidak mengungkap investor yang membeli saham RATU tersebut. Sebagaimana diketahui taipan Prajogo Pangestu yang mengendalikan saham BREN, TPIA, BRPT, CUAN, dan PTRO sempat santer disebut-sebut akan masuk sebagai investor RATU. Dengan harga penutupan saham RATU kemarin level Rp 5.975, RAJA berpotensi meraup dana senilai bernilai Rp 755,97 miliar.
Raharja merupakan emiten yang dikendalikan suami Puan Maharani, Happy Haposoro, ini (RATU) ini telah menggelar listing perdana (IPO) saham dengan harga Rp 1.150 per saham dan listing pada 8 Januari 2025, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 624,46 miliar yang terdiri atas Rp 218,56 miliar dari penawaran umum dan Rp 405,90 miliar dari penawaran umum saham divestasi.
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dibuka langsung auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 285 (24,78%) menjadi Rp 1.435 pada listing perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/1/2025).
Baca Juga
ARA Berhari-Hari, Raharja Energi (RATU) Salip Market Cap Emiten Besar Berikut Ini
Selama masa penawaran, RATU mencatatkan antusiasme pasar ritel tinggi, tercermin dari kelebihan permintaan (oversubscription) hingga 313,15 kali dengan total 137.932 investor berpartisipasi selama periode penawaran umum pada 2–6 Januari 2025.
Direktur Utama RATU Alexandra Sinta Wahjudewanti mengapresiasi atas kepercayaan investor terhadap saham perseroan. “IPO ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan, akses pendanaan, serta memperluas jaringan bisnis kami,” kata Sinta.

