Rukun Raharja (RAJA) Bakal Buy Back Saham Rp 250 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), emiten yang teraffiliasi dengan Happy Hapsoro, berencana membeli kembali (buy back) saham dengan anggaran Rp 250 miliar. Aksi tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham perseroan.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham RAJA telah terkoreksi lebih dari 27% menjadi Rp 4.590. Bahkan, kemarin saham RAJA ditutup anjlok hingga auto reject bawah (ARB).
Baca Juga
Waspadai Lanjutkan Penurunan IHSG, Saham MDKA dan HMSP Jadi Pilihan
Manajemen RAJA dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Rabu (28/1/2029), menyebutkan bahwa buy back akan berlangsung selama tiga bulan, yaitu sejak 29 Januari hingga 28 April 2026. Saham hasil buyback tersebut akan disimpan menjadi saham treasury.
“Dana buy back berasal dari kas internal, sehingga tidak menimbulkan tambahan utang maupun biaya dana. Perseroan juga berpandangan bahwa pelaksanaan Buy back tidak akan berdampak material terhadap kegiatan operasional, kinerja usaha, mengingat posisi arus kas kini masih mencukupi untuk mendukung kebutuhan dana operasional serta pelaksanaan Buy back,” tulis pengumuman tersebut.
Manajemen RAJA menambahkan bahwa saham hasil pembelian kembali akan dibukukan sebagai saham tresuri. Selama saham ini masih tercatat sebagai saham tresuri, saham tersebut tidak dapat digunakan untuk mengeluarkan suara pada RUPS dan tidak berhak mendapat dividen.
Baca Juga
Sebelumnya diungkap bahwa Rukun Raharja (RAJA) akan mendapatkan katalis dari ekspansi sejumlah anak usahanya pada kuartal I-2026. Perseroan milik Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro ini akan membawa salah satu anak usaha subholding midstream untuk melantai di bursa pada 2026.
Di segmen midstream, RAJA menjalankan bisnis infrastruktur transportasi dan distribusi gas alam lewat jaringan pipa dan fasilitas pengolahan. Total terdapat sembilan anak usaha yang bergerak di sektor ini. Tiga anak usaha dimiliki langsung RAJA, yaitu PT Triguna Internusa Pratama, PT Petrotech Penta Nusa, dan PT Heksa Energi Mitraniaga.
Sementara enam perusahaan lainnya dimiliki melalui entitas anaknya. Keenam anak usaha RAJA di segmen midstream adalah PT Hafar Daya Konstruksi, PT Hafar Capitol Nusantara, PT Hafar Samudera, PT Trimitra Cipta Mandiri, PT Bravo Delta Persada dan PT Artifisial Teknologi Persada.

