IHSG Ditutup Kembali Terkoreksi 21 Poin, Tapi Tiga Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari terakhir pekan ini, Kamis (28/3/2024), kembali terkoreksi 21,28 poin (0,29%) menjadi 7.288,81. IHSG bergerak dalam rentang 7.244,95-7.313,01 dengan nilai Rp 10,09 triliun.
Penurunan indeks dipengaruhi atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor transportasi 2,92%, sektor industri 1,29%, sektor energi 0,71%, sektor kesehatan 0,88%, dan sektor energi 0,50%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor teknologi 0,85% dan sektor konsumer non primer 0,74%.
Baca Juga
Beban Pokok Dipangkas, Gudang Garam Cetak Lompatan Laba 84%,
Meskipun IHSG terjungkal, beberapa saham berikut torehkan lompatan harga, tiga saham membukukan auto reject atas (ARA) saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik Rp 64 (34,78%) menjadi Rp 248, saham PT Pakuan Tbk (UANG) melesat Rp 120 (24,49%) menjadi Rp 610, dan PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik Rp 84 (24,85%) menjadi Rp 422.
Penguatan juga melanda saham PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) menguat Rp 210 (16,87%) menjadi Rp 1.455 dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp 200 (14,81%) menjadi Rp 1.550.
Sebaliknya koreksi signifikan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), PT Tanah Laut Tbk (INDX), dan PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP).
Baca Juga
IHSG kemarin properti 0,70%, dan sektor material dasar 0,70%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor keuangan 0,08%.
Bursa saham Wall Street semalam ditutup rebound dengan kenaikan tertinggi dicatatkan indeks Dow Jones mencapai 1,22%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 mencapai 0,86% dan Nasdaq menguat 0,51%.

