Pencatatan Obligasi Semarak Pekan Ini, Total Outstanding Tembus Rp 452,74 T
JAKARTA, investortrust.id – Pencatatan obligasi korporasi dan sukuk berlangsung semarak di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan terakhir, periode 9-10 Oktober 2023.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, terdapat 9 pencatatan obligasi korporasi dan sukuk di BEI sepekan terakhir.
Dengan tambahan pencatatan surat utang baru tersebut, BEI menghimpun sebanyak 93 emisi dari 57 emiten senilai Rp98,23 triliun sepanjang tahun 2023.
“Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 535 emisi dari 127 emiten dengan outstanding Rp452,74 triliun dan US$69,05 juta,” papar Kautsar dalam keterangan yang dikutip Sabtu, (14/10/2023).
Baca Juga
Kapitalisasi Pasar Saham Naik 2,99% di Tengah Minimnya Katalis Positif Sepekan
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan US$486,11 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 9 emisi senilai Rp2,94 triliun.
Secara rinci, pencatatan obligasi pekan ini dimulai dengan Obligasi Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT MNC Energy Investments Tbk, serta Obligasi Berkelanjutan II Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tbk resmi dicatatkan di BEI.
Obligasi MNC Energy dicatatkan dengan nilai Rp500 miliar, dengan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) adalah idA- (Single A minus). Sedangkan sukuk MNC Energy dicatatkan dengan nilai nominal Rp250 miliar dan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah idA-sy (Single A minus syariah).
Baca Juga
Lego 35% Saham, Jasa Marga (JSMR) Sebut Pendapatan Tol Trans Jawa Rp 1,76 Triliun
Obligasi Berkelanjutan II Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap II Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai Rp1,8 triliun dan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah idA (Single A).
Pada Selasa, (10/10/2023), Obligasi Berkelanjutan II Voksel Electric Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Voksel Electric Tbk (VOKS) juga resmi dicatatkan di BEI. Obligasi ini dicatatkan dengan nilai Rp250 miliar dan hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating Indonesia (KRI) adalah idA- (Single A Minus).
Besoknya, Obligasi Berkelanjutan III Samator Indo Gas Tahap I Tahun 2023 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Samator Indo Gas Tahap I Tahun 2023 dicatatkan di BEI. Obligasi dan sukuk ini dicatatkan dengan nilai masing-masing Rp70 miliar. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk keduanya adalah A(idn) (Single A).
Kemudian pada Kamis (12/10), Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Multifinance, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Bali Towerindo Sentra Tbk, dicatatkan di BEI.
Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai US$13,8 juta. Hasil pemeringkatan dari Pefindo dan KRI untuk obligasi ini masing-masing adalah idA+ (Single A Plus) dan irAA (Double A).
Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai Rp1 triliun, dengan hasil pemeringkatan dari KRI adalah irA+ (Single A Plus). Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap II Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai Rp425 miliar. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk sukuk adalah A-(idn)(sy) (Single A Minus Syariah).
Baca Juga
Pemodal Asing Net Buy Saham Sepekan, Nilainya Ternyata Segini
Obligasi Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023, Obligasi USD Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023, dan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT OKI Pulp & Paper Mills mulai dicatatkan di BEI pada Jumat (13/10).
Di akhir pekan ini, Jumat (13/10/2023), Obligasi Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai Rp2,15 triliun. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai Rp500 miliar. Obligasi USD Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai US$7,75 juta. Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023 dicatatkan dengan nilai Rp1,5 triliun.
Hasil pemeringkatan untuk Obligasi, Obligasi USD, dan Obligasi Berwawasan Lingkungan dari Pefindo dan RKI masing-masing adalah idA+ (Single A plus) dan irAA- (Double A Minus). Sedangkan hasil pemeringkatan untuk Sukuk Mudharabah dari Pefindo dan RKI masing-masing adalah idA+(sy) (Single A plus Syariah) dan irAA- (Double A Minus).

